Sibolga, Jamkesnews – Ucapan terima kasih dan apresiasi disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga Bernat Sibarani kepada RS Metta Medika II Sibolga pada kegiatan Penyerahan Dana Crowdfunding dari RS Metta Medika II Kepada BPJS Kesehatan untuk Pembayaran Iuran Peserta BPJS Kesehatan Kelas 3 Wilayah BPJS Kesehatan Cabang Sibolga, pada Senin (18/10).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada RS Metta Medika II Sibolga atas kontribusi yang telah diberikan untuk membantu membayarkan iuran JKN-KIS kelas 3 masyarakat Kota Sibolga yang menunggak. Semoga kontribusi ini dapat menjadi amal ibadah, serta harapannya RS Metta Medika II dapat lebih maju dan berkembang di kemudian hari,” kata Bernat.

Skema crowdfunding merupakan salah satu upaya pembiayaan iuran peserta Program JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3. Diharapkan dengan adanya program donasi iuran JKN-KIS dengan skema crowdfunding ini, dapat mendorong keterlibatan para pemberi kerja untuk turut berkontribusi mendukung Program JKN-KIS.

Turut hadir pada kegiatan ini Direktur RS Metta Medika II Sibolga Henry Gunawan, Komisaris PT Metta Medika Benny, Kabid Administrasi Umum dan Keuangan RS Metta Medika II Sibolga Marsina Makdalena Panjaitan, serta Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Sibolga Yulia Murdyani.

Direktur RS Metta Medika II Sibolga Henry Gunawan, menyampaikan bahwa kontribusi yang diserahkan oleh RS Metta Medika II Sibolga tersebut merupakan wujud tanggung jawab sosial terhadap masyarakat Kota Sibolga.

“Rumah Sakit Metta Medika mendukung program BPJS terhadap aksi sosial yang dilakukan kepada masyarakat dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat yang memerlukan terutama masyarakat yang iuran BPJSnya menunggak di kelas 3, semoga program ini terus berlanjut dan berguna bagi masyarakat yang memerlukan,” kata Henry.

Bernat mejelaskan bahwa kontribusi RS Metta Medika II Sibolga sebesar 25 juta rupiah akan disalurkan kepada 34 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 64 jiwa peserta Program JKN-KIS kelas 3 asal Kota Sibolga yang iuran JKN-KISnya menunggak. Harapannya, dengan dibayarkannya tunggakan iuran, para peserta program JKN-KIS tersebut dapat memanfaatkan kepesertaannya kembali untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. (HA/es)