Langsa, Jamkesnews – BPJS Kesehatan hingga saat ini terus berinovasi mengembangkan pelayanan berbasis digital khususnya untuk menyesuaikan keadaan dalam menghadapi pandemi Covid -19 sebagai upaya untuk terus memberikan informasi tentang kemudahan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang terdigitalisasi kepada peserta Program JKN-KIS.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Langsa, Sri Yulizar Pohan menjelaskan masih terdapat sejumlah tantangan dalam penerapan digitalisasi pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan yang harus dihadapi oleh BPJS Kesehatan terutama pada masa pandemi Covid-19.

“Terimakasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan terhadap pelayanan yang telah diberikan kepada Peserta Program JKN-KIS, semoga dapat lebih ditingkatkan lagi pada tahun 2022 mendatang.  Sejak adanya Program JKN-KIS, telah terbuka akses pelayanan kesehatan yang terjangkau, berkualitas dan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat kita khususnya di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Langsa,” kata Sri pada Kamis (14/10).

Sri memberikan apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang paling berkomitmen terhadap mutu pelayanan bagi peserta Program JKN-KIS. Penilaian dilakukan terhadap 123 fasilitas kesehatan tingkat pertama  (FKTP) dan 12 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Langsa.

Pimpinan Klinik dr. Mustaqim mengungkapkan kegiatan ini merupakan suatu kegiatan yang kompetitif dan memacu motivasi bagi seluruh provider BPJS Kesehatan. Hal ini dapat menginisasi fasilitas kesehatan untuk dapat melakukan penguatan layanan untuk mendorong  terselenggaranya Program JKN-KIS.

“Adapun dari variabel kriteria dalam menentukan fasilitas kesehatan berkomitmen menjadi suatu role model bagi seluruh fasilitas kesehatan dalam mewujudkan peningkatan mutu kualitas pelayanan kesehatan yang tepat salah satunya adalah digitalisasi layanan kesehatan, karena merupakan suatu bentuk inovasi yang tepat pada masa pandemi Covid-19 bagi seluruh peserta Program JKN. Dengan sistem digitalisasi ini dapat dengan mudah mendekatkankan dokter dengan peserta Program JKN sehingga mewujudkan Indonesia kuat,” ucap Mustaqim.

Pada akhir kegiatan, Sri mengumumkan fasilitas kesehatan paling berkomitmen dalam pelayanan bagi peserta JKN-KIS di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Langsa. Pada tingkat FKTP kategori Klinik dimenangkan oleh Klinik dr. Mustaqim, pada kategori Puskesmas dimenangkan oleh Puskesmas Langsa Baro, dan untuk tingkat FKTRL kategori Rumah Sakit tipe C di menangkan oleh RSUD Kabupaten Aceh Tamiang. 

“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan fasilitas kesehatan agar tetap terus inovatif dalam memberikan layanan. Khususnya dalam pelayanan masa pandemi Covid-19. Semoga dapat menginspirasi faskes lain,” tutup Sri. (HA/fs)