Tigaraksa, Jamkesnews – Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih belum berakhir membuat seluruh aspek masyarakat untuk terus beradaptasi dengan kenormalan baru, terutama penerapan protokol kesehatan. Selain penerapan protokol kesehatan, pemerintah juga mengimbau kepada seluruh masyarakat menerapkan pola hidup sehat di masa pandemi COVID-19. BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus mendukung kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Pandemi COVID-19 ini belum berakhir. Dalam mengadakan kegiatan, baik internal maupun melibatkan pihak eksternal, BPJS Kesehatan akan selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari terbentuknya cluster baru penyebaran COVID-19,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Sudiyanti dalam kegiatan Pembinaan Hubungan Kemitraan dengan Badan Usaha BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa Tahun 2021 di Tangerang, Selasa (12/10).

Tidak hanya penerapan protokol kesehatan, Sudiyanti menambahkan penting bagi masyarakat mengetahui cara penerapan pola hidup sehat, khususnya bagi para pekerja di badan usaha peserta Program JKN-KIS. Meskipun di tengah pandemi, para pekerja dituntut untuk tetap profesional melaksanakan tugasnya, baik itu bekerja dari rumah maupun bekerja dari kantor. Oleh karena itu, penerapan pola hidup sehat menjadi salah satu langkah preventif agar tidak tertular penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.

Sementara itu, salah satu Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Balaraja, Selfie mengungkapkan adanya karantina mandiri, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama pandemi COVID-19 ini mengurangi mobilisasi masyarakat. Kurangnya aktivitas yang membuat tubuh bergerak dan memakan makanan yang tidak sehat ditengarai berdampak pada meningkatnya paparan penyakit metabolik di masa pandemi.

“Ada tiga kunci sehat selama pandemi COVID-19. Pertama, selama pandemi ini diharapkan kita melakukan resolusi terhadap makanan kita atau dengan kata lain eating resolution. Maksudnya, konsumsi makanan yang bervariasi, yaitu ada karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Perhatikan konsumsi gula, garam, dan lemak per hari sesuai dengan anjuran. Bawalah air mineral pada saat bepergian. Kemudian kurangi konsumsi produk olahan dan perbanyak konsumsi makanan segar, seperti buah dan sayur,” jelas Selfie.

Kunci sehat yang kedua adalah exercise resolution atau olahraga. Selfie menyebut, selama masa pandemi ini, sebaiknya menghindari olahraga dengan intensitas tinggi yang menyebabkan meningkatnya risiko paparan COVID-19, karena pada saat melakukan olahraga kemungkinan tidak menjaga jarak dan membuka masker sangat besar.

"Selain itu, tubuh yang tidak cukup mampu menoleransi kegiatan intensitas tinggi juga akan menyebabkan imunitas turun sehingga mudah terinfeksi virus. Menerapkan 8-10 Rules juga menjadi salah satu cara untuk tetap sehat, yaitu minum air putih 8-10 gelas per hari dan berjemur sekitar 15 menit di jam 8-10 pagi yang dibarengi dengan olahraga intensitas sedang," tambah Selfie.

Selanjutnya, kunci sehat yang ketiga adalah mind and soul resolution. Tidak sedikit masyarakat yang sudah mulai jenuh dengan kondisi pandemi ini sehingga menjaga pikiran agar tetap tenang dan tidak mudah panik perlu dilakukan. Ada 4 langkah mudah yang dapat dilakukan, yaitu rutin mengadakan panggilan video dengan sahabat dan keluarga, meditasi selama 5 menit, tidur selama 7 sampai dengan 8 jam sehari, dan tidak mudah percaya dengan berita hoax dan isu pandemi yang berlebihan. Jadi, dengan menerapkan kunci sehat tersebut diharapkan masyarakat dapat membantu menekan penyebaran COVID-19 di Indonesia. (po)