Sukamara, Jamkesnews – Untuk terus mendekatkan layanan kepada masyarakat dan juga peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Kabupaten Sukamara melakukan layanan jemput bola melalui layanan Mobile Customer Service (MCS) di halaman Puskesmas Balai Riam, Senin (11/10).

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sukamara Arnold Humisar Simatupang menyampaikan bahwa pihaknya melakukan layanan keliling menggunakan MCS untuk memberikan informasi kepada peserta bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sukamara telah memberikan kemudahan kepada warganya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dengan mendaftarkan ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah daerah. Selain itu Arnold juga menambahkan bahwa dilakukannya layanan jemput bola tersebut bertujuan untuk meminimalisir kunjungan peserta JKN-KIS ke kantor BPJS Kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Dan tentunya untuk semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat yang memang jaraknya lumayan jauh ke kantor BPJS Kesehatan sehingga bisa memangkas waktu tempuh yang dilalui oleh peserta, mengingat jarak antara Balai Riam dan Sukamara kurang lebih ditempuh dengan waktu 2 jam perjalanan. Kegiatan ini juga akan dilakukan keliling dengan mengunjungi tempat-tempat yang menjadi sentral layanan kepada masyarakat dengan jam operasional dari jam 8.00 - 12.00 WIB,” ujar Arnold.

Sementara itu atusiasme masyarakat sangat besar terhadap layanan jemput bola yang diberikan. Hal tersebut terlihat dari masyarakat yang silih berganti mendatangi stand layanan yang dibuka oleh BPJS Kesehatan Kabupaten Sukamara. Salah satu peserta yang mengurus administrasi di lapak MCS, Harjo menyampaikan, bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya layanan yang dibuka di dekat tempat tinggalnya tersebut.

“Tentunya ini sangat memudahkan kami karena saya tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Sukamara. Pelayanan yang diberikan sangat bagus, ramah dan cepat, semoga layanan seperti ini bisa ada setiap bulan sehingga sebagai masyarakat tentunya tidak memikirkan lagi biaya transportasi yang harus dikeluarkan apabila akan mengurus administrasi di kantor BPJS Kesehatan,” tutup Harjo. (KA/tr)