Jakarta Pusat, Jamkesnews – Inovasi layanan non tatap muka yang dihadirkan BPJS Kesehatan melalui kanal Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA) semakin banyak diakses oleh masyaraka.  Inovasi yang dihadirkan BPJS Kesehatan ini terbukti telah membantu masyarakat untuk tetap bisa mendapatkan layanan administrasi kepesertaan dengan lebih mudah di tengah masa pandemi Covid-19.

“Berdasarkan data, terdapat kurang lebih 300 peserta yang telah mengakses layanan PANDAWA BPJS Kesehatan, khususnya di Jakarta Pusat setiap harinya. Sejak hadirnya layanan ini, semakin hari semakin banyak peserta yang mengakses. Sehingga semakin menunjukan bahwa peserta semakin nyaman terhadap layanan non tatap muka yang telah kami hadirkan,” ungkap Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Nanik Yuniastuti, Senin (11/10).

Nanik menjelaskan bahwa hingga saat ini layanan yang terdapat dalam PANDAWA pun terus mengalami perkembangan yang bisa dimanfaatkan oleh peserta, seperti adanya layanan ubah jenis kepesertaan bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Pekerja Penerima Upah (PPU) yang telah non aktif menjadi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)/peserta mandiri dan Perubahan kelas rawat bagi peserta PBPU/Mandiri yang belum membayar iuran pertamanya.

“Untuk prosedur layanan PANDAWA masih sama, peserta dapat langsung chat ke nomor PANDAWA kantor cabang yang telah dipilih dengan mengetik halo/hai. Kemudian petugas kami akan memberikan balasan dengan memberikan instruksi untuk mengisi form link yang telah dikirimkan. Namun peserta wajib menjawab pesan tersebut maksimal 30 menit sejak pesan tersebut diterima. Jika melebihi peserta harus mengulang kembali dari awal,” tambah Nanik.

Sementara itu, salah satu peserta yang telah berhasil dihubungi setelah melakukan proses ubah jenis kepesertaan menggunakan layanan PANDAWA BPJS Kesehatan Jakarta Pusat, Ganesha, mengungkapkan bahwa dirinya merasa puas terhadap layanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan. Prosedur yang mudah melalui whatsapp membuatnya efisien karena tidak perlu menghabiskan waktu untuk ke kantor cabang.

“Semakin mantap ya pelayanan BPJS Kesehatan dari hari ke hari. Hari ini saya coba akses untuk melakukan mutasi data saya dari peserta badan usaha non aktif ke peserta mandiri, alhamdulillah berhasil. Jika ada dokumen yang kurang jelas pun pihak BPJS Kesehatan akan kembali memberikan kesempatan untuk kita berikan ulang. Jadi tidak langsung dianggap gagal. Bisa menjadi unggulan semua peserta sih ini,” tutup Ganesha. (WB/rr)