Denpasar, Jamkesnews – Untuk mempermudah peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam melakukan pembayaran iuran kepesertaan tiap bulannya, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat bekerja sama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) dalam pemanfaatan layanan keagenan BRIlink melalui Program Agen Institusi.

Agen BRILink merupakan perluasan layanan perbankan yang diinisiasi oleh BRI. Dalam tugasnya, Agen BRILink melayani masyarakat secara realtime online menggunakan Mesin EDC BRI ataupun Aplikasi BRILink Mobile. Kehadiran Agen BRILink yang menyebar luas dan menjangkau wilayah perkotaan hingga pedesaaan sangat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya peserta JKN-KIS dalam membayar kewajiban iurannya.

Asisten Deputi Bidang Perencanaan, Iuran dan Keuangan BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, NTT dan NTB, Nuke Paulin Sinungan menjelaskan rasio kolektabilitas peserta peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) sudah mencapai 76,68%. Hingga saat ini, Nuke mengatakan bahwa BPJS Kesehatan terus menghadirkan berbagai strategi untuk meningkatkan kesadaran dan kemauan membayar tunggakan iuran.

"Berbagai strategi sudah kami implementasikan, antara lain telekolekting, Kader JKN, program cash back, program pegadaian dan lain sebagainya. Namun demikian, rata-rata peserta PBPU yang rajin membayar iuran bertahan di angka sekitar 44,03%. Atas kondisi tersebut, dari berbagai kajian yang telah dilakukan tim riset BPJS Kesehatan, perlu adanya upaya penagihan dengan pendekatan agen institusi sehingga BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, NTT dan NTB memutuskan untuk melakukan kerja sama pengumpulan iuran dengan Agen BRILink melalui BRI Kantor Wilayah Denpasar,” ungkap Nuke, Senin (11/10). 

Nuke menambahkan ada beberapa yang menjadi sasaran dalam Program Agen Institusi ini, yaitu peserta yang memiliki tunggakan antara 6 sampai 23 bulan. Ia juga berharap dengan adanya kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, karena pada dasarnya perjanjian kerja sama ini merupakan wujud pengabdian sebagai anak bangsa dalam menjaga suistanabilitas Program JKN-KIS agar terwujud masyarakat yang sehat sehingga lebih produktif dan mencapai kesejahteraan yang lebih baik.

Dalam kesempatan yang sama, Head Bisnis Konsumer dan SME PT. Bank Rakyat Indonesia (PerseroTbk Kantor Wilayah Denpasar, Bernadi Kurniawan menyampaikan dukungannya kepada BPJS Kesehatan.

“Kami memiliki Agen BRIlink yang telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Melalui Agen BRIlink tersebut, kami siap medukung keberlangsungan Program JKN-KIS khususnya dalam hal pengumpulan iuran dan kami menyambut baik kerja sama ini. Harapan kedepannya, sinergi yang baik antara BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, NTT dan NTB dengan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah Denpasar dapat lebih ditingkatkan lagi, tentu saja tidak terbatas tentang iuran namun juga bisa dimanfaatkan untuk fasilitas lainnya,” kata Bernadi kepada tim Jamkesnews. (NP/dh)