Luwu, Jamkesnews – Curah hujan yang sangat tinggi mengakibatkan sejumlah daerah Kabupaten Luwu mengalami bencana banjir bandang dan tanah longsor, yaitu Kecamatan Walenrang, Walenrang Timur, Walenrang Barat, Walenrang Utara dan Lamasi Timur. Korban bencana banjir bandang dan tanah longsor ini mencapai 16.181 jiwa berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu. 

BPJS Kesehatan Cabang Palopo merespon kondisi tersebut dengan memberikan bantuan kepada para korban bencana dalam bentuk bantuan logistik pangan seperti beras, mie instan, ikan kaleng dan minyak goreng. Bantuan ini diserahkan ke BPBD Kabupaten Luwu pada Jumat (08/10) dan diterima langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Luwu, Rahman Mandaria.

“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Luwu khususnya di wilayah Walmas (Walenrang dan Lamasi) mengucapkan terima kasih dan penghargaan setingginya atas kepedulian BPJS Kesehatan Cabang Palopo yang ikhlas membantu masyarakat. Kami tidak dapat membalasnya, hanya Allah saja yang dapat membalas. Kami hanya bisa mendoakan semoga BPJS Kesehatan semakin maju dan sukses,” ungkap Rahman.

BPBD Kabupaten Luwu hingga saat ini terus melakukan langkah-langkah percepatan penanganan banjir bandang dan tanah longsor melalui berbagai upaya seperti berkoordinasi dengan unsur terkait, mendirikan posko darurat utama dan dapur umum serta mendistribusikan bantuan logistik dan kebutuhan dasar lainnya.

Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Nofriawan,  menyampaikan bahwa bantuan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial BPJS Kesehatan terhadap warga Kabupaten Luwu khususnya di Kecamatan Walenrang dan Lamasi yang terkena dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan warga saat ini. Kami berdoa semoga bencana segera berakhir dan kondisi segera pulih sehingga warga dapat beraktivitas secara normal kembali,” ucap Wawan. (nf/va)