Salakan, Jamkesnews – Setiap orang yang menjadi peserta Program JKN-KIS berhak mengetahui hak dan kewajibannya sebagai seorang peserta, termasuk para guru yang berada di Kabupaten Banggai Kepulauan. Pemberian informasi dan pemahaman terbaru terkait Program JKN-KIS sangat penting dilakukan agar setiap guru dapat memiliki pandangan yang sama terkait pelaksanaan Program JKN-KIS. Hal itu lah yang disampaikan oleh Wisnu Sukardi selaku Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Luwuk dalam kegiatan Sosialisasi Pemberian Informasi Langsung (PIL) kepada para Guru di Kabupaten Banggai, Senin (13/09).

“Pemahaman terkait Program JKN-KIS bagi guru-guru yang ada di Kabupaten Banggai sangat penting diketahui, khususnya mengenai regulasi yang sampai saat ini belum merata diketahui oleh para ASN, yaitu terkait dengan acuan perhitungan iuran yang dibayarkan untuk guru-guru atau ASN itu sebsesar 5% dari semua penghasilan, dimana sebelumnya perhitungan yang hanya memperhitungkan gaji pokok dan tunjangan tetap saja,” terang Wisnu.

Pada kesempatan tersebut, Wisnu juga menyampaikan terkait prosedur alur pelayanan di fasilitas kesehatan serta mengajak para peserta untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi Mobile JKN sebagai akses layanan yang dapat memudahkan setiap peserta.

“Penggunaan aplikasi Mobile JKN sangat penting untuk diketahui dan digunakan oleh peserta JKN-KIS. Melalui aplikasi ini, bapak ibu peserta dapat memperoleh informasi dan pelayanan administrasi seputar JKN hanya dengan menggunakan handphone yang dapat di askes dimana saja tanpa harus datang ke kantor,” ungkap Wisnu

Salah satu peserta yang mengikuiti kegiatan terseubut, Ivone Beatrix Bode mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dirinya sebagai ASN sekaligus sebagai peserta JKN dari segmen PPU.

“Kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat bagi kami para ASN. Banyak informasi yang sebelumnya tidak kami ketahui tapi melalui sosialisasi ini kami jadi mengerti dan paham khususnya masalah iuran, pelayanan dan aplikasi Mobile JKN,” jelas Ivone.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan. (as/pw)