Watampone, Jamkesnews – Sebagai bentuk monitoring dan penguatan komitmen Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam hal peningkatan mutu layanan, BPJS Kesehatan Kabupaten Soppeng menggelar pertemuan Monitoring Evaluasi Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan (KBKP) Semester I FKTP se-Kabupaten Soppeng, Jumat (10/09).

KBKP merupakan penyesuaian tarif kapitasi berdasarkan hasil penilaian pencapaian indikator pelayanan kesehatan yang disepakati berupa komitmen pelayanan FKTP dalam rangka peningkatan mutu pelayanan. Adapun indikator dimaksud adalah angka kontak, rasio rujukan rawat jalan non spesialistik dan rasio peserta Prolanis rutin berkunjung ke FKTP. Penerapan mekanisme ini diharapkan pelaksanaan dan penerapan kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan di FKTP berjalan efektif dan efisien.

Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Soppeng, Kepala Puskesmas se- Kabupaten Soppeng, dan perwakilan dari IDI Kabupaten Soppeng.

"Harapan kami melalui kegiatan ini teman-teman dari FKTP yang hadir dapat terus meningkatkan mutu layanan FKTP-nya dengan biaya kapitasi yang selama ini sudah dibayarkan oleh BPJS Kesehatan. Kegiatan ini juga sangat bagus dan sebagai bahan evaluasi pihak FKTP, dan juga indikator-indikator dalam hal KBK yang masih belum tercapai dapat menjadi acuan untuk ke depannya lebih baik lagi,” tambah perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Muriyani.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Soppeng, Fauziah Firman menambahkan kepada Puskesmas untuk senantiasa melakukan monitoring dan evaluasi terhadap komitmen dalam hal peningkatan mutu layanan, dengan biaya kapitasi yang telah dibayarkan oleh BPJS Kesehatan.

"Puskesmas agar senantiasa melaksanakan monitoring evaluasi terhadap komitmennya dalam peningkatan mutu layanan, ketersediaan sarana dan prasana, serta sumber daya manusia dengan biaya kapitasi yang telah dibayarkan oleh BPJS Kesehatan setiap bulannya," harap Fauziah.