Sukabumi, Jamkesnews – Untuk meningkatkan mutu layanan dan kepuasan peserta khususnya di Fasilitas tingkat pertama (FKTP), BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi mengadakan pertemuan Sosialisasi Pemberian Informasi dan Pengaduan Peserta (PIPP) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Wilayah Kantor Cabang Sukabumi Tahun 2021, Senin (19/07). Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur, serta perwakilan Puskesmas yang melayani penanggulangan kasus-kasus kegawatdaruratan obstetric neonatal (Poned).

”Dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), kepuasan peserta merupakan salah satu indikator kinerja, baik secara organisasi atau corporate diseluruh Indonesia. Karena itu banyak hal yang harus dilakukan, salah satunya adalah sistem PIPP yang implementasinya selalu dikembangkan dengan tujuan untuk peningkatan kepuasan peserta,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi Dwi Surini.

Dwi juga menyampaikan bahwa implementasi PIPP beserta aplikasinya yaitu Aplikasi Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP) merupakan kanal atau sarana pelayanan informasi dan pengaduan peserta JKN-KIS. Bermula sejak tahun 2017 dari Transformasi BPJS Kesehatan Center menjadi Layanan Informasi dan Penanganan Pengaduan Terintegrasi dengan Unit Pengaduan Rumah Sakit.Adapun Penerapan implementasi PIPP di FKTP di tahun 2021 ini bertujuan untuk meningkatkan kepuasan peserta JKN-KIS melalui efektivitas proses pemberian informasi dan penanganan pengaduan peserta di FKTP.

“Manfaat PIPP dan SIPP di FKTP bagi Peserta, FKTP dan BPJS Kesehatan adalah kemudahan, kecepatan dan kepastian dalam pemberian informasi dan penanganan pengaduan kepada peserta JKN-KIS yang sejalan dengan regulasi FKTP dan BPJS Kesehatan sebagai instusi pelayanan publik. Harapan Implementasi PIPP dan SIPP di FKTP ini adalah segala bentuk koordinasi dan setiap data permintaan informasi atau pengaduan peserta dapat tercatat secara sistematis,” himbau Dwi.

Dwi menambahkan, dengan adanya kegiatan sosialisasi yang dilakukan, harapannya bisa memberikan pemahaman terkait dengan pemanfaatannya yang bisa membuat para petugas pelayanan dapat memberikan pelayanan terbaik dalam memberikan informasi dan menangani keluhan peserta JKN-KIS.

Pada kesempatan yang sama, salah satu perwakilan Puskesmas Simpenan, Ujang mengungkapkan sangat mengapresuasi langkah BPJS Kesehatan dalam memberikan pemahaman kepada selurub Puskesmas. Menurutnya, dengan adanya sosialisasi yang dilakukan, dapat memberikan wawasan yang luas mengenai Program JKN-KIS.

“Dengan adanya pertemuan sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai dasar dan pengingat kami untuk dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS,” ungkap Ujang.(BS/ne)

 

Trending News

MEDIA SOSIAL RESMI