Biak, Jamkesnews - Dengan hadirnya sistem autodebit, peserta JKN-KIS kini tidak perlu khawatir lupa membayar iuran bulanannya. Program ini merupakan solusi yang tepat bagi peserta yang sibuk sehingga kadang lupa membayar iuran JKN-KIS.

“Bank secara otomatis akan menarik saldo tabungan sebesar tagihan iuran JKN-KIS dari rekening peserta. Jadi peserta tidak perlu mengingat-ingat kapan harus membayar iuran lagi cukup dengan memastikan saldo di rekening. Saat ini BPJS Kesehatan telah bermitra dengan tiga bank untuk pelayanan autodebit, yaitu bank BRI, BNI dan Mandiri,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor, Haris Prayudi di kegiatan Bank Gathering, Rabu (09/06).

Kegiatan Bank Gathering ini bertujuan untuk mempererat hubungan kemitraan yang telah terjalin serta dalam rangka melakukan evaluasi implementasi autodebet yang telah berjalan selama ini sekaligus untuk membangun awareness layanan autodebit bagi pembayaran iuran JKN-KIS peserta PBPU.

“Bank Mandiri Cabang Nabire sangat mendukung penuh program autodebit bagi peserta JKN-KIS. Hal ini merupakan upaya Bank Mandiri untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk membayar iuran JKN-KIS secara otomatis setiap bulannya,” ujar Branch Manager PT.M Bank Mandiri Nabire, Abysius Boedy Pramutito.

Abysius menambahkan bahwa dengan pihaknya akan menawarkan autodebitkepada semua nasabah Bank Mandiri. Ia juga menyiapkan formulir pendaftaran autodebit yang telah disediakan di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Nabire. Peserta cukup menyerahkan formulir pendaftaran autodebit yang telah diisi beserta persyaratan lainnya ke loket BPJS Kesehatan ketika melakukan pendaftaran maupun perubahan data. Selanjutnya petugas BPJS Kesehatan yang akan menyerahkan ke petugas Bank Mandiri.

Saat ini persyaratan pendaftaran JKN-KIS untuk kelas 1, 2 dan 3 wajib membayar iuran melalui sistem autodebit. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan peserta dalam pembayaran iuran JKN-KIS, agar tidak terjadi penonaktifan kartu JKN-KIS hanya karena lupa membayar iuran.

"Dengan mekanisme autodebit ini, peserta JKN-KIS hanya diwajibkan menabung seperti tabungan pada umumnya. Nanti ketika saldo tabungan mencukupi, maka secara otomatis akan terdebit setiap bulannya sesuai jumlah tagihan iuran JKN-KIS," tutup Abysius. (hs)