Yogyakarta, Jamkesnews- BPJS Kesehatan melakukan kegiatan rekonsiliasi kontribusi iuran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) bersama Pemerintah Daerah D.I Yogyakarta. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat dan valid guna optimalisasi pelaksanaan Program JKN-KIS di wilayah D.I Yogyakarta.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta, Prabowo mengatakan kegiatan rekonsiliasi rutin dilakukan secara berkala minimal dua kali dalam satu tahun. Rekonsiliasi dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 78/PMK.02/2020 tentang pelaksanaan pembayaran kontribusi iuran peserta PBI JK, iuran peserta PBPU dan peserta BP dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III dan bantuan iuran bagi peserta PBPU dan peserta BP  dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III oleh Pemerintah Pusat dan/atau Pemerintah Daerah.

“Untuk menjamin keberlangsungan dan kesehatan keuangan jaminan kesehatan, pemerintah daerah berkontribusi dalam membayar iuran bagi peserta PBI JK sesuai kapasitas fiskal daerah,” katanya, Selasa (08/06). 

Dia menjelaskan, tagihan kontribusi iuran dilakukan setelah ada proses rekonsiliasi jumlah peserta di tingkat pusat antara Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan. Berita Acara rekonsiliasi tersebut menjadi dasar penagihan kontribusi iuran oleh BPJS Kesehatan kepada pemerintah daerah..

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial D.I Yogyakarta, Endang Patmintarsih menambahkan, pemerintah daerah DI Yogyakarta berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan Program JKN-KIS sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada pemerintah daerah. Khusus untuk peserta PBI JK, pihaknya menekankan kepada akurasi data peserta sehingga kontribusi tersebut menjadi tepat sasaran.

“Data peserta ini menjadi sangat penting karena merupakan dasar penagihan. Secara internal kami akan saling koordinasi, tidak hanya tentang kepesertaan saja tetapi juga dengan alokasi anggaran,” ungkapnya.(ma/dw)

Trending News

MEDIA SOSIAL RESMI