Lubuklinggau, Jamkesnews - Walikota Lubuklinggau bersama jajarannya beserta BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau menggelar acara Launching Universal Health Coverage (UHC) alias Cakupan Kesehatan Semesta bagi seluruh warga Kota Lubuklinggau, Senin (31/05). Kegiatan yang digelar di Kantor Kecamatan Lubuklinggau Utara II ini dihadiri oleh semua lurah yang berada di wilayah Kecamatan Lubuklinggau Utara II dan warga penerima Kartu JKN-KIS dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe secara simbolis menyerahkan kartu JKN-KIS kepada sejumlah warga kota Lubuklinggau yang sebelumnya telah didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS. Selanjutnya, kartu-kartu JKN-KIS warga yang lain akan didistribusikan melalui kecamatan.

"Terakhir sudah kami laksanakan verifikasi data sehingga UHC dapat kita laksanakan tahun ini di Kota Lubuklinggau. Ini merupakan usaha pemerintah untuk membantu warga Kota Lubuklinggau, karena UHC ini tidak pandang bulu lagi yang didaftarkan baik yang mampu maupun yang tidak mampu. Jadi semuanya harus dilindungi dengan jaminan kesehatan melalui UHC ini. Namun di sisi lain kami harapkan yang punya kartu ini jangan sampai sakit," ujar Nanan, sapaan akrab Wali Kota Lubuklinggau.

Ia menambahkan, pihaknya juga memiliki program pendampingan untuk masyarakat yang kurang mampu yang hendak berobat di luar wilayah. Kebijakan tersebut berlaku baik untuk warga peserta JKN-KIS yang sakit, maupun yang mendampingi, masing-masingcakan difasilitasi transportasinya.

"Untuk akomodasinya seperti biaya menginapnya, biaya makannya dan transportasi lokalnya di sana juga kita sediakan. Program ini juga sudah jalan selama tujuh tahun ini,” sambung Nanan.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Direksi Wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu BPJS Kesehatan, Siti Farida Hanoum menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Lubuklinggau yang telah menyukseskan Program JKN-KIS di Kota Lubuklinggau. Sejauh ini, Kota Lubuklinggau merupakan kota yang menyandang status UHC dengan 98% sudah terdaftar menjadi peserta Program JKN-KIS di Sumatera Selatan.

“Tahapan-tahapan pencapaian cakupan UHC tersebut telah dituangkan pemerintah dalam Peta Jalan Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RJPMM), di mana cakupan peserta JKN di tahun 2024 adalah 98 persen. Oleh karena itu, kami menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau yang berkeinginan kuat untuk mendaftarkan seluruh penduduknya menjadi peserta Program JKN-KIS," ucapnya.

Per 1 Mei 2021, jumlah penduduk yang telah memiliki jaminan kesehatan Program JKN–KIS di Kota Lubuklinggau adalah sebanyak 224.788 jiwa dari penduduk sebanyak 229.063 jiwa atau sudah mencapai 98,13% dari total populasi setempat. (RW/na)