Wamena, Jamkesnews – Deputi Direksi Wilayah Papua dan Papua Barat BPJS Kesehatan, Budi Setiawan melakukan kunjungan dengan Bupati Jayawijaya, John R. Banua, Kamis (03/06). Pertemuan ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi antarpemangku kebijakan di Kabupaten Jayawijaya terkait implementasi Program JKN-KIS di wilayah setempat. Budi mengungkapkan bahwa Kabupaten Jayawijaya merupakan salah satu kabupaten di Papua yang menjadi perhatian BPJS Kesehatan karena merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak kedua di Provinsi Papua dan hanya bisa ditempuh menggunakan pesawat yang kecil.

"Untuk itu, kami akan terus berupaya agar seluruh penduduk Kabupaten Jayawijaya bisa segera terdaftar menjadi peserta JKN-KIS. Namun tentu saja hal ini dapat terlaksana dengan adanya kerja sama dari seluruh stakeholders terkait, termasuk dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya, agar seluruh masyarakat setempat bisa segera didaftarkan ke dalam Program JKN-KIS dan mendapat perlindungan jaminan kesehatan," tuturnya.

 Ia juga menjelaskan bahwa saat ini sekitar 54% penduduk Jayawijaya sudah termasuk dalam peserta JKN-KIS. Para peserta ini terbagi dalam beberapa segmen yaitu Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari yang dibiayai pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, Pekerja Penerima Upah (PPU) dan Pekerja Bukan Penerimah Upah (PBPU) atau peserta mandiri.

Sementara itu, John mengapresiasi upaya pendekatan BPJS Kesehatan kepada seluruh stakeholders JKN-KIS untuk memastikan program tersebut berjalan dengan baik di Kabupaten Jayawijaya. Ia juga menganggap bahwa kehadiran Program JKN-KIS mengubah persepsi masyarakat dalam mengakses dan memperoleh layanan kesehatan.

“Saya melihat banyak sekali masyarakat Jayawijaya yang terbantu dengan adanya Program JKN-KIS ini. Masyarakat juga sudah tidak perlu merasa khawatir lagi ketika harus pergi berobat karena tidak harus memikirkan biaya pengobatan, selama mereka mengikuti prosedur yang benar. Sebagai pemimpin daerah saya bersama jajaran pemerintah terkait selalu berupaya agar masyarakat Wamena bisa mendapatkan banyak kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan. Bukan hanya masyarakat yang tinggal di tengah kota, tetapi seluruh lapisan masyarakat,” tegas John.