Tigaraksa, Jamkesnews – Dalam rangka otomasi layanan untuk kemudahan dan kecepatan pendaftaran dan perubahan data bagi Pemerintah Daerah, BPJS Kesehatan mengembangkan suatu aplikasi berbasis web untuk pengelolaan data kepesertaan bagi peserta PBPU dan BP Pemda. Dengan dikembangkannya aplikasi e-DABU PD Pemda harapannya bisa memudahkan Pemerintah Daerah untuk pengelolaan adminstrasi kepesertaan pekerjanya.

Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan, dan Pemeriksaan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa Farhan Ferdiansyah menyampaikan aplikasi e-DABU PD Pemda memiliki beberapa fitur yang bisa diakses oleh Pemerintah Daerah. Dalam fitur Pendaftaran, Pemda dapat melakukan pendaftaran peserta baru, penambahan anggota keluarga, pengalihan dari segmen lain, dan pendaftaran bayi baru lahir.

"Pemda juga dapat melakukan perubahan data dan update data Nomor Induk Kependudukan bayi melalui fitur Mutasi Data. Lewat fitur Penonaktifan, Pemda dapat melakukan penonaktifan peserta yang meninggal dunia dan peserta yang beralih ke segmen lain. Pemda juga dapat melakukan pencetakan KIS melalui Aplikasi e-DABU PD Pemda," kata Farhan dalam kegiatan Sosialisasi Implementasi Aplikasi e-DABU PD Pemda di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Selasa (04/05).

Farhan menambahkan, BPJS Kesehatan hingga saat ini terus membangun sinergi dengan para pemangku kepentingan lainnya demi menciptakank ekosistem penyelenggaraan Program JKN-KIS yang harmonis. Dirinya menekankan, dengan adanya koordinasi yang baik dengan seluruh mitra kerjanya, khususnya dengan Pemerintah Daerah, Farhan berharap aplikasi yang dirancang bisa memudahkan Pemeirntah Daerah dalam mengurus administrasi kepesertaan para pekerjanya. 

“Harapannya dengan adanya aplikasi ini dapat memudahkan Pemda dalam melakukan pendaftaran dan menjadi salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan Pemda dalam melakukan pendaftaran sebagai bentuk pelayanan kepada peserta. Apabila terdapat kendala yang dialami Pemda terkait aplikasi ini, dapat langsung dikoordinasikan dengan kami agar bisa ditangani dengan baik,” ujar Farhan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala UPT Pengelolaan Jaminan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Kadarusman menyampaikan apresiasinya atas pengembangan aplikasi e-DABU PD Pemda ini. Dengan adanya aplikasi ini, Pemda merasa dimudahkan untuk mengelola administrasi kepesertaan yang mereka daftarkan.

“Kami berharap kedepannya Aplikasi e-DABU PD Pemda ini dapat ditambahkan fitur mutasi peserta PBPU kelas I dan II yang menjadi tidak mampu dan peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi peserta PBPU dan BP Pemda. Selain itu, kami ingin berharap agar terdapat penambahan fitur Cetak KIS tidak hanya untuk peserta PBPU dan BP Pemda, tetapi juga segmen lainnya melalui Aplikasi e-DABU PD Pemda. Tujuan kami semata-mata untuk membantu dan memudahkan warga Kabupaten Tangerang,” tutur Kadarusman.

Untuk menunjang pelayanan kesehatan primer bagi para peserta, BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa bekerja sama dengan 184 fasilitas kesehatan tingkat pertama. Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa juga bekerja sama dengan 22 rumah sakit dan 4 optik untuk memberikan pelayanan kesehatan tingkat lanjutan. (PR/po)