Barru, Jamkesnews – Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan sinergi yang baik dengan para pemangku kepentingan, BPJS Kesehatan menyelenggarakan Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Kabupaten Barru bersama Kejaksaan Negeri Barru pada Rabu (28/04).

“Kegiatan ini untuk mencapai komunikasi yang baik dengan para pihak pemangku kepentingan utama terkait pelaksanaan program BPJS Kesehatan, meliputi penyampaian saran dan gagasan, pemecahan masalah, serta perumusan rencana kerjasama yang strategis,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Natalia Panggelo.

Natalia juga menyampaikan data terkait jumlah Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha yang terdaftar di Kabupaten Barru. Ia juga mengharapkan dukungan dari Kejaksaan Negeri Barru dalam hal pemeriksaan kepatuhan badan usah di Kabupaten Barru

“Saat ini di Kabupaten Barru telah terdaftar 44 badan usaha, dengan jumlah peserta sebanyak 3.246. Namun dari data ini masih terdapat potensi penambahan peserta, dari sisi pendaftaran anggota keluarga dan juga penambahan pendapatan iuran, dari sisi badan usaha yang menunggak. Untuk itu kami perlu bantuan dan dukungan dari Kejaksaan Negeri Barru dalam hal pemeriksaan kepatuhan badan usaha,” lanjut Natalia.

Sebagai tindak lanjut forum ini, dilakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara BPJS Kesehatan Cabang Parepare dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Barru dalam hal bantuan hukum, pertimbangan hukum, pendampingan pemeriksaan bersama, dan tindakan hukum lainnya.

“Diharapkan dengan adanya kesepakatan bersama ini, tingkat kepatuhan badan usaha di Kabupaten Barru semakin meningkat, yang secara tidak langsung meningkatkan jumlah peserta yang terjamin kesehatannya oleh Program JKN-KIS," ucap Natalia.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Barru, Ardi Suryanto menyatakan dukungan terhadap Program JKN-KIS. Ia juga mengapresiasi diadakannya forum ini yang akan berdampak pada peningkatan pemahaman dan informasi untuk mendukung kualitas pelayanan.

“Dengan adanya forum ini dapat memberikan informasi terbaru terkait Program JKN-KIS, khususnya di wilayah Kabupaten Barru. Selain itu juga semakin meningkatkan pemahaman bersama dalam mendukung tiga aspek penting, yakni perluasan cakupan kepesertaan, penegakan regulasi nasional serta peningkatan kualitas pelayanan,” kata Ardi Suryanto.

Kabupaten Barru merupakan wilayah kerja Kantor Cabang Parepare, jumlah kepesertaan telah mencapai 181.580 jiwa atau sebesar 99,14%, dari data jumlah penduduk yang dikeluarkan oleh Dukcapil Kabupaten Barru. (sy)