Biak, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor menggelar media gathering di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor, Selasa (27/04/). Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor Haris Prayudi menyampaikan, media gathering diselenggarakan dalam rangka untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Saat ini BPJS Kesehatan juga sudah mengembangkan ide-ide atau inovasi baik dari pendaftaran pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), pembayaran autodebet,  kualitas pelayanan melalui penyediaan display tempat tidur, antrian online, serta BPJS SATU! untuk penanganan pengaduan dan pemberian informasi kepada peserta.

“Semua inovasi tersebut merupakan otomasi bisnis proses yang bertujuan untuk memudahkan setiap segmen peserta. Seperti untuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau Mandiri nanti semuanya bisa diakses dalam aplikasi Mobile JKN dan bagi peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah atau pusat, Dinas Kesehatan maupun Dinas Sosial bisa melakukan penambahan dan pengurangan melalui aplikasi e-Dabu tanpa repot-repot ke kantor. Dan tidak ketinggalan juga kewajiban sistem pembayaran autodebet yang sudah berlangsung dari tahun 2020,” jelasnya.

Haris juga menyampaikan dengan keberadaan inovasi-inovasi ini, bukan berarti membatasi pelayanan yang diterima namun menjadi solusi baru bagi peserta yang bisa memanfaatkan digitalisasi ini.

“Berbagai inovasi ini merupakan sudah menjadi alur tambahan pada BPJS Kesehatan, seperti dapat kita ambil contoh bagi peserta Mandiri yang bisa didaftarkan langsung dengan aplikasi Mobile JKN dan Pelayanan Adminitrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) atau jika peserta memiliki keterbatasan pada kepemilikan handphone Android dan ingin mendapatkan pelayanan tatap muka di kantor tetap bisa juga dilakukan," terang Haris.

Terakhir, Haris mengatakan bahwa BPJS Kesehatan membutuhkan bantuan media untuk menyampaikan dan menyosialisasikan Program JKN-KIS agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

Sebagai upaya pengaplikasian inovasi-inovasi yang diusung oleh BPJS Kesehatan khususnya untuk wilayah kerja Kabupaten Biak Numfor, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Biak Numfor, Popy Soukotta mengungkapkan masih ada tantangan yang dihadapi di lapangan. 

“Mengulik inovasi-inovasi digitalisasi yang telah dikembangkan oleh BPJS kesehatan yang bertujuan memudahkan peserta, diharapkan ke depannya BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit makin solid dalam memberikan pelayanan kesehatan,” ungkat Popy

 (hs)