Wonosari, Jamkesnews- Guna memastikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) diterima dengan baik oleh Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta menggandeng Petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di bawah koordinasi Dinas Sosial Kabupaten/Kota.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta, Prabowo mengatakan Petugas TKSK ini nantinya akan mengirimkan KIS kepada Peserta khususnya untuk segmen Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU dan BP) Pemerintah Daerah.

“Karena petugas TKSK ini menjangkau peserta hingga tingkat kecamatan, harapannya lebih mengenal wilayah sehingga KIS Peserta dapat diterima dengan baik oleh Peserta yang tepat sasaran,” katanya usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul tentang Distribusi KIS bagi Peserta PBPU dan BP Pemda di Kabupaten Gunungkidul, Rabu (28/04).

Dia menjelaskan, Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten yang sudah mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 95,57 persen dari total jumlah penduduk per 4 April 2021. Capaian tersebut didominasi segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran yang dibiayai APBN dan PBPU dan BP Pemda.

"Untuk itu, peran Pemda sangat penting untuk mengawal distribusi KIS secara tepat guna dan tepat sasaran. Karena Petugas TKSK ini secara koordinasinya ada di Dinas Sosial maka kerja sama ini kami jalin dengan Dinas Sosial,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, Siwi Iriyanti menambahkan pihaknya siap mendukung Program JKN-KIS sesuai dengan kewenangan masing-masing. Bersama BPJS Kesehatan, Dinas Sosial selalu berkoordinasi dan bersinergi terkait kepesertaan segmen PBI ataupun PBPU dan BP Pemda. Verifikasi dan validasi serta rekonsiliasi rutin dilakukan untuk memastikan bahwa jaminan kesehatan ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Untuk distribusi kartu memang kami serahkan kepada Petugas TKSK karena mereka yang paham dengan wilayah masing-masing. Koordinasi terus dilakukan agar program ini berjalan dengan baik dan optimal,” ungkapnya.(ma/dw)