Ambon, Jamkesnews  BPJS Kesehatan Cabang Ambon melakukan kunjungan ke RSUD Banda untuk melaksanakan Utilization Review (UR) pada hari Kamis (15/04). Utilization review ini penting dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Dari kegiatan ini, BPJS Kesehatan bisa mendapatkan gambaran bagaimana pelayanan atau perawatan yang diberikan kepada pasien, khususnya peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di RSUD Banda.

RSUD Banda merupakan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) dan satu-satunya rumah sakit di wilayah Pulau Banda dan sekitarnya. Optimalisasi pelayanan kesehatan di RSUD Banda akan memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar. Masyarakat yang perlu mengakses fasilitas kesehatan dapat diberikan pertolongan pertama tanpa perlu menyeberang ke Pulau Ambon. Untuk itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, HS Rumondang Pakpahan menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, yaitu terkait ketersediaan dokter spesialis dan nilai rekredensialing yang perlu ditingkatkan.

“Yang menjadi perhatian, terkait dengan dokter spesialis yang sampai saat ini belum ada di RSUD Banda. Ketiadaan dokter spesialis ini bisa memengaruhi nilai rekredensialing dan membatasi pelayanan kesehatan yang bisa diberikan oleh rumah sakit. Semoga tahun ini, nilai rekredensialing RSUD Banda bisa naik sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat,” ujar Mondang.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Manajemen Rujukan BPJS Kesehatan Ambon A. Muh. Dahrul Muluk, memaparkan adanya penurunan pemanfaatan pelayanan kesehatan di RSUD Banda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Berdasarkan data, terjadi penurunan pemanfaatan pelayanan kesehatan di RSUD Banda. Kunjungan poliklinik rawat jalan di tahun 2018 sebanyak 999, pada tahun 2019 menjadi 209, dan tahun 2020 menurun menjadi 122. Demikian pula untuk kasus rawat inap, pada tahun 2018 sebanyak 337, tahun 2019 menjadi 300, dan di tahun 2020 menjadi 277. Semoga data ini menunjukkan membaiknya kesehatan masyarakat di Banda,” papar Dahrul.

Perwakilan RSUD Banda Imran Taha, menyampaikan bahwa pelayanan terhadap peserta JKN-KIS di RSUD Banda selama ini sudah berjalan dengan baik dan terkait adanya penurunan angka kunjungan disebabkan karena kesehatan masyarakat sudah baik juga.

“Untuk pelayanan terhadap peserta JKN-KIS di RSUD Banda selama ini sudah berjalan dengan baik dan ada penurunan angka kunjungan. Hal ini bukan karena pelayanan yang kurang baik namun karena kesehatan masyarakat yang telah baik. Dengan pelaksanaan UR dari BPJS Kesehatan Cabang Ambon ini dapat memberikan penjelasan yang lebih lengkap kepada kami mengenai hal-hal yang masih kurang dan perlu diperbaiki,” ujar Imran. (yr)