Bukittinggi, Jamkesnews – Sebagai upaya memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi resmi bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bukittinggi, Kamis (01/04).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi Yessy Rahimi mengatakan dengan telah ditandatanganinya perjanjian kerjasama diantara kedua belah pihak maka RSUD Kota Bukittinggi secara resmi per 1 April 2021 sudah dapat memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS. Selain itu, kerjasama antara BPJS Kesehatan dan RSUD Kota Bukittinggi menurut Yessy merupakan bentuk komitmen BPJS Kesehatan untuk terus memberikan kemudahan akses layanan bagi peserta JKN-KIS di Kota Bukittinggi dan sekitarnya.

“Kita ucapkan selamat kepada RSUD Kota Bukittinggi yang telah menjadi mitra BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS, dan dengan sarana prasarana yang memadai, kita harapkan pelayanan yang terbaik yang diberikan oleh RSUD Kota Bukittinggi kepada peserta JKN-KIS. Kerjasama ini juga semakin meningkatkan kemudahan akses layanan rujukan bagi peserta,” kata Yessy.

Sebagai rumah sakit milik Pemerintah, Yessy mengharapkan RSUD Kota Bukittinggi dapat memberikan pelayanan prima bagi peserta JKN-KIS.

"Kami berharap RSUD Bukittinggi dapat memberikan pelayanan terbaik serta pelayanannya sesuai ketentuan bagi peserta JKN-KIS dan tidak membeda-bedakan layanan antara pasien umum dengan pasien JKN-KIS serta memenuhi komitmen layanan sesuai ketentuan yang terdapat pada kontrak kerjasama sehingga kepuasan peserta terhadap Program JKN-KIS semakin meningkat," harap Yessy.

Lebih lanjut Yessy mengatakan dengan bertambahnya rumah sakit mitra BPJS Kesehatan di Kota Bukittinggi diharapkan para mitra BPJS Kesehatan semakin antusias untuk meningkatkan mutu layanan kepada peserta JKN-KIS.

“Kita harapkan enam rumah sakit di Kota Bukittinggi yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan semakin kompetitif memberikan pelayanan yang bermutu bagi peserta sehingga peserta puas dengan layanan yang diterima,” lanjut Yessy.

Sementara itu Plt. Direktur RSUD Kota Bukittinggi Vera Mayasari menyampaikan bahwa pihaknya akan komit dan siap memberikan layanan terbaik kepada peserta Program JKN-KIS.

“Untuk rawat jalan sendiri kita membuka beberapa layanan poliklinik seperti poli umum, poli gigi, poli penyakit dalam, poli bedah, poli anak, poli kebidanan dan ginekologi (kandungan), poli kejiwaan dan poli anestesi serta pemeriksaan laboratorium dan rontgen. Selain itu, kami juga menerima peserta yang membutuhkan rawat inap, serta kasus gawat darurat sesuai dengan indikasi medis,” ujar Vera.

Vera juga menjelaskan bahwa peserta JKN-KIS sudah dapat mengakses pelayanan RSUD Kota Bukittinggi sebagai rumah sakit rujukan dari Fasilitas Kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti rujukan dari Puskesmas, Klinik Pratama, Dokter Keluarga atau Rujukan Horizontal dari Rumah Sakit.

“Untuk mendapatkan pelayanan di RSUD Bukittinggi tentunya setelah mendapatkan surat rujukan dari FKTP. Namun untuk pelayanan gawat darurat dapat langsung ke RSUD Bukittinggi,” jelas Vera.

Dengan telah bekerjasamanya RSUD Kota Bukittinggi menjadi mitra BPJS Kesehatan, maka hingga 1 April 2021 total rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di Kota Bukittinggi sebanyak 6 rumah sakit. Adapun 5 rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sebelumnya adalah Rumah Sakit Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi , Rumah Sakit TNI AD Tk. IV Bukittinggi, Rumah Sakit Umum Madina dan Rumah Sakit Ibnu Sina Bukittinggi. (hf)