Karawang, Jamkesnews – Dalam rangka mengoptimalkan penerapan program Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA), BPJS Kesehatan Cabang Karawang memberikan informasi kepada Kader JKN agar dapat meneruskan informasi PANDAWA kepada masyarakat di Kabupaten Karawang, Rabu (31/03).

BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan baru terkait pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang mendukung adaptasi kebiasaan baru yaitu melalui PANDAWA. Program ini merupakan salah satu alterbatif bagi peserta JKN-KIS yang ingin tetap emndapatkan pelayanan kepesertaan JKN-KIS di tengah pandemi Covid-19.

"Kini peserta JKN-KIS dimanapun berada dapat menikmati salah satu alternatif kanal pelayanan tidak langsung dengan menggunakan aplikasi whatsapp, sehingga Peserta dapat melanjutkan pelayanannya tanpa pertemuan tatap muka dengan petugas Frontliner. Kanal yang satu ini prosesnya sangat mudah, masyarakat di Kabupaten Karawang dan Purwakarta cukup mengirimkan pesan whatsapp ke nomor 081211993876, kemudian tinggal mengikuti langkah-langkah di dalam pesan whatsapp tersebut,” tutur Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Kantor Cabang Karawang, Dani Hamdani.

Dani mengungkapkan pihaknya juga telah mengupayakan pemberian layanan kepesertaan melalui digitalisasi, mengingat saat ini perkembangan teknologi semakin berkembang dan seluruh akses sudah mulai melibatkan teknologi. Meski demikian, Dani menyebut pihaknya tidak menutup akses bagi peserta yang masih ingin mengakses pelayanan secara tatap muka. Ia menyebut BPJS Kesehatan juga masih membuka pelayanan secara tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

“Dari banyaknya pesan whatsapp yang kami terima di Pandawa, terdapat juga beberapa pelayanan yang gagal, penyebab kegagalan paling besar yaitu NIK belum online, pelapor mengajukan peserta yang berbeda-beda (indikasi calo), serta tidak mengirimkan berkas dan foto selfie,” aku Dani.

Di sisi lain, Ida, Kader JKN yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut menuturkan bahwa sosialisasi ini sangat bermanfaat sekali baginya. Informasi terkait Pandawa sangat ia perlukan karena banyak masyarakat serta peserta JKN-KIS yang kerap menanyakan proses administrasi kepesertaan JKN-KIS.

“Dengan adanya Pandawa tentunya masyarakat menjadi sangat terbantu, karena tidak perlu repot ke kantor BPJS Kesehatan lagi, mengingat jaraknya cukup jauh dari desa binaan saya. Saya juga mendapatkan informasi yang jelas dan lengkap pada sosialisasi ini, jadi jika ada peserta atau masyarakat yang bertanya nanti saya bisa memberikan penjelasan dengan baik. Semoga kedepannya semakin banyak inovasi kemudahan bagi peserta JKN-KIS yang diciptakan oleh BPJS Kesehatan,” tutur Ida. (BS/vk)