Sragen, Jamkesnews – Dalam rangka menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kabupaten Sragen, BPJS Kesehatan Cabang Surakarta melaksanakan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Sragen, Rabu (17/02).

“Koordinasi ini merupakan pertemuan awal tahun 2021 yang bertujuan untuk merencanakan kegiatan dan strategi yang akan kami laksanakan untuk meningkatkan kepatuhan badan usaha di Kabupaten Sragen,” kata Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan dan Pemeriksaan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Hardian Retno Satuti.

Dia menjelaskan sejak tahun 2016, BPJS Kesehatan Cabang Surakarta telah bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Sragen. Untuk mengoptimalkan kepatuhan badan usaha dan meningkatkan efektivitas penanganan masalah hukum dalam bidang perdata dan tata usaha negara, Kejaksaan Negeri Sragen dapat memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain. Dalam proses kepatuhan badan usaha dan peningkatan kepesertaan serta pembayaran iuran JKN-KIS, BPJS Kesehatan dapat menyerahkan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri untuk ditindaklanjuti.

“Pada tahun 2020, sebanyak 29 SKK telah diserahkan oleh BPJS Kesehatan Cabang Surakarta kepada Kejaksaan Negeri Sragen. Sebelum penyerahan SKK, BPJS Kesehatan terlebih dahulu melaksanakan pemeriksaan data maupun lapangan ke badan usaha tersebut. Hal tersebut dilakukan karena telah menjadi kewenangan BPJS Kesehatan dalam melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas kepatuhan peserta dan pemberi kerja sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Dalam tindak lanjut yang dilakukan Kejaksaan Negeri Sragen di tahun 2020, dari 29 badan usaha yang belum patuh didapatkan hasil sebanyak 5 badan usaha telah memenuhi kewajibannya dalam mendaftarkan seluruh pekerja dan anggota keluarganya, serta 18 badan usaha memenuhi kewajibannya dalam hal pembayaran iuran.

“Di awal tahun 2021, kami menyerahkan 19 SKK badan usaha yang menunggak iuran. Harapannya, dengan pemeriksaan, sosialisasi dan SKK tersebut dapat meningkatkan kepatuhan peserta JKN-KIS, terutama badan usaha di Kabupaten Sragen,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sragen, Sinyo Redy Benny Ratag menjelaskan bahwa Kejaksaan Negeri Sragen akan terus berkomitmen untuk peningkatan kepatuhan kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Sragen.

“Hal ini merupakan tanggung jawab bersama untuk kesuksesan Program JKN-KIS. Kami menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik. Sebagai ketua Forum Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan di Kabupaten Sragen, kami memerlukan saran dan strategi dari anggota forum yang lain agar badan usaha di Kabupaten Sragen melaksanakan kewajibannya dalam Program JKN-KIS,” ungkapnya. (ma/fe)

Trending News

MEDIA SOSIAL RESMI