Makale, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Cabang Makale mengimbau peserta untuk mengikuti Program Registrasi Ulang (GILANG). Mulai 1 November 2020, dilakukan penonaktifan sementara data bermasalah karena tidak dilengkapi Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada segmen Non Penerima Bantuan Iuran (Non PBI) Jaminan Kesehatan. Segmen Non PBI yang dimaksud terdiri dari segmen peserta dan anggota keluarga Pekerja Penerima Upah Penyelenggaran Negara (PPU PN), yakni ASN, Prajurit, Anggota Kepolisian serta pensiunan.

“BPJS Kesehatan Cabang Makale telah menjalankan program registrasi ulang dan telah menyosialisasikan tata cara pengecekan status kepesertaan dan pengaktifan kembali data peserta. Peserta kami ajak untuk mempersiapkan Kartu Tanda Penduduk untuk dilakukan pembaharuan NIK dan dipadankan dengan data Dukcapil," terang Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makale, Sanny Christian Mangundap.

Sanny menambahkan jika pengecekan status NIK dapat dilakukan secara online melalui media komunikasi dan kanal layanan tanpa tatap muka yang disediakan oleh BPJS Kesehatan, di antaranya melalui aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administarasi Melalui Whatsapp (Pandawa) di nomor 08114236677, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, maupun kanal layanan pengecekan NIK yang disediakan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Penonaktifan sementara ini tidak mengurangi hak peserta untuk mendapatkan pelayanan jaminan Kesehatan, pelayanan kesehatan tetap diberikan kepada peserta paralel dengan proses registrasi ulang. Sementara untuk memastikan informasi perihal GILANG sampai kepada masyarakat, kami juga melakukan sosialisasi kepada peserta baik maupun melalui Petugas BPJS SATU! yang bertugas di rumah sakit," tambahnya.

Dorkas, salah seorang pensiunan PNS, rupanya juga mengalami penonaktifan sementara. Saat ditemui oleh tim Jamkesnews, ia telah memperoleh pelayanan program GILANG di loket BPJS Kesehatan Cabang Makale dan mengatakan bahwa prosesnya berjalan sangat praktis juga cepat tidak perlu menunggu lama.

“Sudah dilakukan registrasi ulang sekalian update SK Pensiun oleh petugas sehingga kartu saya sudah aktif kembali. Sejak menjadi peserta saya tidak pernah mengalami kesulitan karena BPJS Kesehatan juga telah banyak mengeluarkan inovasi yang memberikan kemudahan bagi peserta. Beberapa kali juga saya dan suami menggunakan manfaat KIS. Pernah dirawat inap karena tifus juga kontrol tiap bulan karena hipertensi tidak ada kendala sama sekali. Kami pensiunan justru bersyukur memiliki KIS di genggaman kapanpun dibutuhkan bisa digunakan," ujarnya.

Trending News

MEDIA SOSIAL RESMI