Ambon, Jamkesnews – Guna memastikan ditribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan baik kepada peserta JKN-KIS yang berhak, BPJS Kesehatan Cabang Ambon melaksanakan monitoring dan evaluasi distribusi Kartu Indonesia Sehat Tahun 2020 di Ambon, Kamis (13/11). Penerima kartu yang dimaksud adalah peserta JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah baik melalui APBN maupun APBD.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon Heppy Serta Rumondang Pakpahan mengatakan bahwa Provinsi Maluku terdiri dari banyak kepulauan sehingga transportasi menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi. Namun hal tersebut tidak menjadi penghambat untuk memastikan bahwa Kartu Indonesia Sehat bisa terdistribusi ke seluruh pelosok daerah di Provinsi Maluku.

“Harapan kami, dengan kegiatan ini terbangun sinergitas antara BPJS Kesehatan beserta stakeholder dan Pemerintah Daerah agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat dilayani dengan baik serta mendapat hak mereka di bidang kesehatan," harapnya.

Senada dengan Mondang, Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maria Fenyapwain mengatakan bahwa kendala yang sering ditemui dalam pendistribusian KIS di Maluku adalah akses. Meski demikian, ia mengapresiasi upaya dan kerja sama yang terjalin dengan BPJS Kesehatan untuk bersama-sama memastikan peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat terlayani dengan baik sesuai haknya.

“Memang benar bahwa akses adalah kendala utama yang sering dialami, namun melihat mitra kami BPJS Kesehatan yang pro aktif, membuat kami lebih semangat lagi. Hal ini akan kami tindak lanjuti di grup kepala Puskesmas agar pendistribusian KIS di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat tercapai 100% kepada masyarakat yang berhak,” kata Maria. (hp)

Trending News

MEDIA SOSIAL RESMI