Jayapura, Jamkesnews - BPJS Kesehatan memaparkan progress implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di wilayah Jayapura kepada anggota DPRD Kota Jayapura, Kamis (15/10). Adapun sejumlah hal tersebut meliputi progress cakupan kepesertaan JKN-KIS, penerimaan iuran peserta JKN-KIS, pembayaran terhadap fasilitas kesehatan dan regulasi-regulasi terbaru pemerintah dan BPJS Kesehatan. 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah menyampaikan bahwa penyakit yang membutuhkan biaya besar yaitu kanker, gagal ginjal dan penyakit jantung semua ditanggung BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan menganut sistem gotong royong di mana peserta yang sehat membantu yang sakit.

“Sebagai informasi, biaya kapitasi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kota Jayapura selama tahun 2019 adalah sebesar Rp20,9 miliar. Adapun jumlah FKTP di Kota Jayapura sebanyak 47 FKTP terdiri atas Puskesmas, Klinik Pratama, RS D Pratama, Dokter Keluarga dan Dokter Gigi. Sedangkan untuk biaya pelayanan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lajutan (FKRTL) di Kota Jayapura tahun 2020 sampai dengan Juni sebesar Rp57,3 miliar dengan total kasus 60.183 dan biaya rawat jalan dan rawat inap terbesar adalah pasien kontrol,” ujar Djamal.

Djamal menambahkan, untuk cakupan kepesertaan JKN-KIS secara nasional sampai dengan bulan September 2020 sebanyak 222.481.554 peserta. Sementara, cakupan kepesertaan di Kota Jayapura tercatat sebanyak 427.355 peserta.

Usai mendengarkan pemaparan materi, Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo mengatakan bahwa penyampaian informasi tersebut penting artinya untuk anggota DPRD Kota Jayapura yang belum mempunyai kartu dan masih belum paham betul mengenai hal-hal teknis dalam pelayanan JKN-KIS kepada pesertanya. 

"Kami berharap apa yang sudah disampaikan oleh BPJS Kesehatan agar menjadi perhatian besama untuk bisa disampaikan ke keluarga dan orang-orang di sekitar karena BPJS Kesehatan ini penting untuk jaminan kesehatan jika sakit. Kita sebagai warga negara yang baik juga sudah sepatutnya mendukung kelancaran program ini," katanya. (TR/jr)