Lubuklinggau, Jamkesnews - Sebagai upaya untuk memastikan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tetap optimal, BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau melakukan rekredensialing di sejumlah FKTP wilayah setempat, Senin (12/10).

Kredensialing ini merupakan penilaian atas fasilitas kesehatan yang memiliki beberapa standar yang perlu disediakan dalam melakukan pelayanan. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, disebutkan bahwa fasilitas kesehatanmilik Pemerintah Pusat dan Daerah yang memenuhi persyaratan wajib bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sedangkan fasilitas kesehatan milik swasta yang memenuhi persyaratan dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Rekredensialing ini kami lakukan dalam rangka proses perpanjangan kerjasama. Yang dinilai terdiri dari beberapa poin, ada mengenai perizinannya, SDM, sarana dan prasarana, jaringan komunikasi, peralatan medis dan obat, lingkungan pelayanan dan komitmen dari FKTP itu sendiri,” terang Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau Aida. 

Dalam proses kredensialing maupun rekredensialing BPJS Kesehatan melibatkan Dinas Kesehatan, ikatan profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) di masing-masing kabupaten/kota. Hasil dari kegiatan ini nantinya digunakan untuk menjadi pertimbangan dalam melanjutkan kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan FKTP yang meliputi Puskesmas, klinik dan Dokter Prakter Perorangan (DPP).

Lebih lanjut Aida mengungkapkan pada tahun ini pihaknya melakukan rekredensialing kepada FKTP sebanyak 191 FKTP, yang terdiri dari 86 puskesmas, 13 klinik pratama, tiga klinik TNI, empat klinik Polri, 67 Dokter Prakter Perorangan (DPP) dan 18 dokter gigi yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau.

Di lain tempat, Kepala Ruangan IGD Puskesmas Pauh Ade Septiadi yang mengikuti penilaian tersebut mengaku penilaian ini dirasa sangat penting. Rekredensialing menurutnya merupakan penilaian yang meliputi tenaga medis, administrasi dan tujuannya yang jelas untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada pasien nantinya.

"Kami di FKTP sangat mendukung sebab ini sangat penting untuk peningkatan kualitas pelayanan. Dan manfaat dari kredensialing ini nanti dapat untuk meningkatkan sarana dan prasarana di FKTP sehingga dapat mununjang pelayanan,” ujar Ade. (RW/na)