Manokwari, Jamkesnews – Dalam rangka meningkatkan optimalisasi pemanfaatan aplikasi e-Dabu bagi Person In Charge  (PIC) badan usaha, BPJS Kesehatan Cabang Manokwari menggelar kegiatan kelas e-Dabu, Kamis (24/09). Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari Meryta Oktaviane Rondonuwu menyampaikan, diadakannya kegiatan kelas e-Dabu ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk sharing pemanfaatan aplikasi e-Dabu.

“Kegiatan kelas e-Dabu ini sudah rutin dilaksanakan agar pemanfaatan fungsi dari aplikasi e-Dabu dapat secara maksimal. Pada kegiatan ini para PIC badan bisa langsung mendaftarkan peserta melalui aplikasi, hal ini mengurangi resiko kesalahan penggunaan aplikasi. Apabila ada kendala dalam pemanfaatan aplikasi agar disampaikan dan akan kita selesaikan bersama,” ucap Meryta.

Aplikasi e-Dabu merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk memberikan kemudahan bagi PIC badan usaha untuk mendaftarkan karyawannya tanpa harus melapor ke Kantor BPJS Kesehatan. Aplikasi ini memiliki beberapa fitur seperti penambahan dan pengurangan karyawan beserta anggota keluarganya jika sudah tidak bekerja lagi, mengecek tagihan dan riwayatnya.

Dengan adanya kelas e-Dabu, Meryta berharap para PIC badan usaha lebih aktif mendaftarkan karyawan beserta anggota keluarganya menjadi peserta JKN-KIS.

Pada kesempatan tersebut,  PIC badan usaha Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Sugiyanto, yang telah terdaftar sebagai peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) JKN-KIS menyampaikan bahwa kegiatan kelas e-Dabu sangat membantunya karena bisa menambah wawasan pemanfaatan aplikasi e-Dabu.

“Saya sangat antusias mengikuti kegiatan kelas e-Dabu ini karena ada fitur yang belum saya ketahui untuk apa fungsinya. Penggunaan aplikasi e-Dabu ternyata sangat mempermudah untuk menambahkan data para pekerja sebagai peserta JKN-KIS. Setelah mengikuti kegiatan ini saya merasa aplikasi ini cukup mudah digunakan untuk proses pendaftaran peserta JKN-KIS dan saya bisa mengetahui karyawan saya sudah terdaftar dalam JKN-KIS atau belum, begitu pun dengan anggota keluarganya,” ucap Sugiyanto.

Sugiyanto juga mengatakan selain bisa mengakses fitur penambahan dan pengurangan pekerja, dirinya juga bisa mengakses data-data lain dan ini sangat membantu. Hadirnya aplikasi e-Dabu ini bisa menghemat waktu terkait pengurusan data-data pekerjanya.

“Pada aplikasi e-Dabu ini selain bisa mengakses input data pekerja, saya juga bisa mengakses rincian beserta riwayat tagihan tiap bulannya, mencetak kartu, update data gaji karyawan serta menambahkan anggota keluarga para pekerja,” ucapnya. (TR/em)