Cikarang, Jamkesnwes – Di tengah pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan terus mengoptimalkan layanan digitalnya untuk tetap memberikan kemudahan akses pelayanan kepada peserta JKN-KIS. Kepala Bidang Kepesertaan dan Perluasan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Cikarang Ridho Nurfadli menyebut, meski dalam penerapan pembatasan jarak, masyarakat masih bisa mengakses pelayanan kepesertaan JKN-KIS melalui Mobile JKN, Vika (Voice Interactive JKN) dan Chika (Chat Assistant JKN).

“Walaupun di tengah pandemi kami tetap membuka pelayanan JKN-KIS. Namun, tidak semua peserta yang dapat kami layani di kantor. Kami hanya melayani peserta dengan kategori peserta PBI dan urgent dengan membawa keterangan surat rawat inap. Selebihnya peserta yang ingin melakukan penurunan kelas, perpindahan faskes kami arahkan untuk menggunakan Aplikasi Mobile JKN,” ujar Ridho, Senin (03/08).

Ridho menambahkan bagi peserta yang ingin melakukan cek kepesertaan, cek tagihan, ubah data peserta, hingga registrasi peserta dapat dilakukan melalui CHIKA. Selain itu, adapula layanan VIKA yang merupakan pelayanan informasi menggunakan mesin penjawab untuk mengecek status tagihan dan status kepesertaan melaluiBPJS Kesehatan Care Center 1500 400.

“Adapula CHIKA dan VIKA yang dapat membantu peserta dalam mendapatkan layanan mulai dari registrasi peserta, cek tagihan, hingga mendapatkan informasi status kepesertaan. Semuanya pelayanan di kantor sekarang sudah bisa diakses di rumah peserta masing-masing,” ujarnya.

Saat ditemui oleh tim Jamkesnews di kantor BPJS Kesehatan Cikarang, Juju yang merupakan salah satu peserta dari segmen Pekerja Penerima Upah (PBPU) JKN-KIS mengatakan Mobile JKN, Chika dan Vika merupakan inovasi bagus yang dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan JKN-KIS.

“Saya senang dengan adanya inovasi Mobile JKN, Chika, dan juga Vika apalagi ditengah wabah ini. Jadi kita bisa memanfaatkan smartphone kita untuk mendapatkan pelayanan JKN-KIS dengan berada di rumah. Ini merupakan inovasi layanan terbaik menurut saya,” ujar Juju.

Juju yang saat itu ditemui sedang melakukan ubah data peserta mengatakan walaupun dirinya baru mencoba untuk melakukan pengecekkan tagihan sendiri melalui aplikasi CHIKA, ia sudah bisa melakukannya. Menurutnya, inovasi CHIKA sangat mudah untuk digunakan oleh peserta dari berbagai kalangan.

“Untung saja saya disarankan untuk menggunakan CHIKA oleh petugas keamanan di depan. Saya baru kali ini menggunakan CHIKA untuk mengubah data peserta saya, alhamdulillah mudah sekali. Saya hanya mengikuti petunjuk yang ada dan memberikan data yang diminta. Bisa jadi lebih efektif dan juga efisien juga,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Juju mengatakan dirinya akan tetap menggunakan CHIKA, VIKA, dan Mobile JKN dalam mendapatkan pelayanan JKN-KIS. Ia pun mengajak kepada seluruh peserta JKN-KIS untuk dapat memanfaat pelayanan CHIKA, VIKA, dan Mobile JKN. (HK/rr).