Solok, Jamkesnews – Untuk meningkatkan kualitas pemberian informasi dan penanganan pengaduan di rumah sakit kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Solok menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi Petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) Rumah Sakit se wilayah kerja Kantor Cabang Solok, Kamis (23/07).

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Solok, Zirmen menyampaikan bahwa adanya petugas PIPP di rumah sakit bertujuan untuk memudahkan peserta dalam mendapatkan informasi mengenai penyelenggaraan jaminan kesehatan secara menyeluruh menyangkut hak dan kewajiban peserta/fasilitas kesehatan (faskes)/BPJS Kesehatan serta mekanisme pelayanan di faskes dan BPJS Kesehatan. Selain itu peserta juga bisa mengadukan ketidakpuasan terhadap pelayanan jaminan kesehatan yang diterimanya.

“Untuk memudahkan dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS, petugas PIPP juga didukung aplikasi Sistem Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP). Yang didalamnya terdapat fitur dashboard, input pengaduan, pendaftaran bayi baru lahir, dan denda pelayanan,” tambah Zirmen.

Pada kesempatan yang sama Zirmen juga menyampaikan apresiasi kepada petugas PIPP Rumah Sakit yang telah melayani peserta JKN-KIS sepenuh hati. “Sampai dengan 15 Juli 2020 petugas PIPP Rumah Sakit telah melakukan penanganan pengaduan sebanyak 320 dan pemberian informasi sebanyak 1.784,” ujar Zirmen.

Zirmen menambahkan bahwa pemberian informasi tertinggi berkaitan dengan Iuran JKN-KIS, disusul dengan Administrasi dan selanjutnya perubahan data dan cetak kartu JKN-KIS. “Adanya penyesuaian iuran yang mulai dilaksanakan pada bulan Januari 2020 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019, dan dilakukan penyesuaian kembali pada bulan Juli 2020 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020. Petugas PIPP merupakan ujung tombak dalam pemberian informasi kepada peserta di rumah sakit, dan tentunya juga merupakan kewajiban BPJS Kesehatan untuk mensosialisasikan regulasi terbaru kepada peserta melalui Mobile Costumer Service (MCS), maupun Pemberian Informasi Langsung (PIL),” ujar Zirmen.

Salah satu peserta Monitoring dan Evaluasi petugas PIPP Rumah Sakit, Juslia dari RSUD M. Natsir menyampaikan merupakan kebahagiaan tersendiri menjadi petugas PIPP karena bisa membantu peserta yang sedang membutuhkan informasi ataupun terkendala di Rumah Sakit. “Apalagi saat ini pendaftaran bayi baru lahir bisa didaftarkan melalui petugas PIPP saja, sehingga peserta tidak perlu mendaftar ke kantor BPJS Kesehatan. Hal ini sangat memudahkan peserta, dan kami pun juga senang membantu peserta,” ujar Juslia.

Menutup kegiatan pada hari ini, Zirmen berharap petugas PIPP selalu memberikan pelayanan prima kepada peserta dan meningkatkan kualitas layanan, sehingga kepuasan peserta menjadi meningkat. (aw/ar)