24 Jun 2020
  |  
Dilihat : 1404 kali

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Perkembangan Program JKN-KIS

Kebumen, Jamkesnews – Guna memberikan informasi terkini seputar Program JKN-KIS kepada para wartawan media massa, BPJS Kesehatan Cabang Kebumen dan BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto menggelar acara Media Gathering, Rabu (24/06).  Acara tersebut dihadiri oleh para wartawan dari Kebumen dan Banyumas. Hadir pula sebagai narasumber Kepala Dinas Kominfo Kebumen, Cokro Aminoto.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen Wahyu Giyanto mengungkapkan peran media yang menjadi sarana edukasi untuk masyarakat luas sehingga sangat penting mengetahui update informasi Program JKN-KIS. Wahyu mengatakan peran media saat ini tidak hanya memberitakan suatu kejadian, namun lebih penting adalah sebagai sarana edukasi publik, persuasi, pengawasan dan sosialisasi.

“Dengan banyaknya peran media tersebut, maka diharapkan para wartawan adalah pihak yang pertama mengetahui jika ada update informasi terkait Program JKN-KIS untuk disebarkan kepada masyarakat luas mengingat peserta JKN KIS per 31 Mei 2020 secara nasional berjumlah lebih dari 220 juta jiwa,” ungkap Wahyu.

Wahyu juga menjelaskan tentang Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2020 yang merupakan perubahan kedua Perpres 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Perpres yang baru ini juga telah memenuhi aspirasi masyarakat seperti yang disampaikan wakil-wakil rakyat di DPR RI, khususnya dari para Anggota Komisi IX, untuk memberikan bantuan iuran bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)/mandiri dan Bukan Pekerja kelas III.

Sementara itu Kepala Kominfo Kebumen, Cokro Aminoto, mengungkapkan apresiasinya kepada BPJS Kesehatan yang sudah memberikan update informasi JKN-KIS di tengah Pandemi Covid-19. Menurutnya, informasi terkini mengenai Program JKN-KIS sangat diperlukan.

"Seperti misalnya ada aplikasi yang berbasis online Chika, Vika bahkan antrean elektronik untuk fasilitas kesehatan. Hal ini menjadi penting karena informasi tersebut sangat diperlukan oleh masyarakat sehingga sangat tepat apabila disebarkan oleh berbagai media. Aplikasi online tersebut juga bisa menjadi salah satu inovasi yang dapat digunakan di tengah wabah yang sedang melanda ini karena semua informasi terkait JKN-KIS dapat diperoleh dalam satu genggaman," ungkap Cokro. (ma/rz)