20 Mei 2020
  |  
Dilihat : 1790 kali

Lewat Telekolekting, BPJS Kesehatan Merauke Dorong Peserta Bayar Iuran JKN-KIS

Merauke, Jamkesnews – Demi menjaga keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tetap berjalan dan kesinambungan peserta tetap terjamin, BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan telekolekting peserta menunggak, khususnya bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang menunggak 7-24 bulan. Kegiatan telekolekting merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan secara berkesinambungan oleh petugas telekolekting BPJS Kesehatan sebagai salah satu upaya penagihan iuran kepada peserta Program JKN-KIS yang menunggak. 

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Vita Indah Syukur mengatakan kegiatan telekolekting dilaksanakan tidak hanya dilakukan dengan menelpon peserta namun beberapa kegiatan lain diantaranya mengingatkan pembayaran melalui media sosial maupun dengan kunjungan langsung.

“Penagihan iuran menunggak khususnya bagi peserta PBPU untuk saat ini dimaksimalkan dengan cara menelpon peserta tersebut. Dengan adanya kondisi pandemi Covid-19 tidak memungkinkan dapat berkunjung langsung ke peserta. BPJS Kesehatan telah menyediakan sistem berupa aplikasi yang bisa digunakan untuk memfilter peserta PBPU menunggak perwilayah serta jumlah dan umur bulan menunggak sehingga dapat diketahui skala prioritas yang akan dihubungi. Selain dari pada itu sistem penagihan telah dimaksimalkan dengan mengingatkan pembayaran iuran melalui media sosial maupun media cetak,”ucap Vita, Selasa (19/05).

Untuk memaksimalkan penagihan, petugas telekolekting juga mengingatkan peserta bahwa iuran JKN-KIS dapat dibayarkan melalui Payment Point Online Banking (PPOB) yang telah bekerja sama, di antaranya Kantor POS, Indomaret, Alfamart, Alfamidi dan outlet PPOB lainnya. Untuk memaksimalkan proses penagihan telah dibuka sistem pembayaran autodebit yang bisa dilakukan dibank mitra kerja sama BPJS Kesehatan seperti Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, M-Cash. Sistem autodebit berlaku untuk peserta PBPU baru mendaftar maupun yang telah terdaftar sebelumnya. 

“Penagihan dengan telekolekting ini sangat membantu saya untuk membayar iuran. Terkadang saya lupa membayar iuran karena kesibukan dan akhirnya tanpa sadar menunggak. Agar tidak menunggak lagi saya akan mendaftarkan rekening bank saya untuk autodebit setiap bulan sebelum tanggal 10," ungkap Septian, salah satu peserta JKN-KIS, saat dihubungi melalui kegiatan telekolekting.

(TR/ip)