01 Apr 2020
  |  
Dilihat : 634 kali

Rumah Sakit Fatima Makale Kini Terapkan Sistem Antrean Elektronik

Makale, Jamkesnews - Jika berbicara tentang kemudahan pelayanan maka BPJS Kesehatan kembali hadir dengan inovasinya yakni sistem antrean elektronik pada rumah sakit yang terhubung melalui aplikasi Mobile JKN. Tak hanya pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan, pelayanan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) pun menjadi perhatian yang penting. Pemanfaatan teknologi memang merupakan salah satu upaya BPJS Kesehatan dalam menunjang dan mengoptimalisasi pelayanan terbaik dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Tak terkecuali pada wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Makale, salah satu FKRTL mitra BPJS Kesehatan di Kabupaten Tana Toraja kini menyediakan sistem antrean elektronik yaitu Rumah Sakit Fatima Makale. Antrean elektronik adalah sistem antrean yang mampu memberi kepastian waktu tunggu dan waktu layanan, berbasis aplikasi, network atau internet, yang memungkinkan pasien memperoleh nomor antrean sebelum tiba di fasilitas kesehatan.

"Akses antrean melalui aplikasi Mobile JKN berlaku bagi pasien yang sudah mempunyai rekam medis pada rumah sakit yang dituju. Peserta yang hendak mendapatkan pelayanan dan telah mengambil nomor antrean elektronik menunjukkan tampilan booking antrean Mobile JKN kepada petugas administrasi rumah sakit atau petugas poli untuk memvalidasi eligibilitas dan surat rujukan." Kata Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Makale Marinus Hardi Sampeliling.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini sistem antrean di Rumah Sakit Fatima telah terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN sehingga peserta BPJS Kesehatan yang telah mendapatkan rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan sebelumnya telah memiliki riwayat pelayanan dapat memanfaatkan smartphone-nya melalui Mobile JKN untuk mengambil antrean. Hal ini merupakan komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan dan kepastian layanan bagi peserta

“Secara tidak langsung antrean elektronik ini juga menjadi langkah dalam mendukung tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 yang saat ini tengah menjadi permasalahan dunia. Dengan antrean elektronik ini diharapkan akan meminimalisir adanya penumpukan pasien dan antrean layanan yang hendak mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Hal ini dikarenakan peserta dapat mengontrol dan memperhitungkan waktu tunggu dan waktu layanan dari rumah melalui Mobile JKN dan tidak perlu lagi datang pagi serta menunggu lama hingga antrean dipanggil. Walaupun secara bertahap tetapi harapan kami nantinya seluruh rumah sakit khususnya mitra kerja sama BPJS Kesehatan Cabang Makale dapat menerapkan sistem ini,”  tambahnya.

Direktur Rumah Sakit Fatima, dr. Vicky Henoch Kandou mengatakan bahwa melalui perkembangan teknologi banyak inovasi-inovasi yang dikembangan di dalam dunia IT, maka Rumah Sakit Fatima sesuai dengan visi misi menjadi "Smart Hospital" melihat ini merupakan suatu peluang untuk meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan. Salah satunya adalah dengan terbentuknya sistem "Antrean Elektronik RS" yang ada pada aplikasi Mobile JKN.

“Banyak manfaat yang bisa didapatkan untuk peserta. Di antaranya peserta dapat dengan mudah mengambil nomor antrean di manapun mereka berada dan dapat menentukan sendiri jam kunjungannya. Ini juga diharapkan dapat mengurangi waktu antrean untuk pelayanan dokter. Rumah Sakit Fatima juga sebagai mitra berterima kasih kepada pihak BPJS Kesehatan karna sudah dijadikan sebagai percontohan bagi rumah sakit lainnya tanpa mengeluarkan biaya apapun. Ke depan rumah sakit berupaya akan menyosialisasikan kepada masyarakat tentang penggunaan aplikasi tersebut,” ujarnya.