14 Feb 2020
  |  
Dilihat : 71 kali

Tingkatkan Mutu Layanan Kepada Peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan Kembangkan Sistem Antrean Elektronik

Depok, Jamkesnews – Sebagai penyelenggara Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan terus berupaya untuk meningkatkan mutu layanan kepada peserta JKN-KIS. Berbagai langkah strategis pun ditempuh untuk menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari Dinas Kesehatan hingga fasilitas kesehatan, baik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti klinik dan Puskesmas hingga Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) seperti rumah sakit.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok, Elisa Adam mengungkapkan bahwa kualitas layanan menjadi salah satu fokus BPJS Kesehatan. Untuk itu, pihaknya berharap dengan dijalankannya sistem antrean elektronik dapat memberikan dampak positif bagi peserta JKN-KIS dan seluruh fasilitas kesehatan.

“Antrean elektronik ini berfungsi untuk memberikan kepastian waktu layanan kepada pasien JKN-KIS. Dengan begitu, tidak terjadi penumpukan pasien JKN-KIS yang hendak mengakses layanan di fasilitas kesehatan. Mereka sudah mengetahui kapan dilayani oleh fasilitas kesehatan,” ujar Elisa, Jumat (14/02).

Elisa menambahkan bahwa antrean elektronik yang dikembangkan tersebut terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN. Untuk itu, ia menghimbau agar seluruh peserta JKN-KIS yang memiliki smartphone agar mengunduh aplikasi tersebut melalui playstore dan appstore. Apalagi aplikasi tersebut memiliki banyak manfaat seperti memiliki fitur screening kesehatan, fitur ubah data kepesertaan, dan masih banyak lainnya yang tentunya memberikan kemudahan kepada peserta JKN-KIS.

“Untuk antrean elektronik ini sendiri sudah diterapkan pada 11 klinik pratama di Kota Depok. Ini merupakan langkah awal khususnya di tingkat klinik. Kedepannya tentu akan diterapkan di semua fasilitas kesehatan,” ujar Elisa.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengungkapkan bahwa sistem antrean elektronik tersebut merupakan sebuah langkah positif. Meski demikian, dibutuhkan komitmen dari seluruh fasilitas kesehatan dalam penerapannya.

“Untuk Puskesmas saat ini sudah memiliki antrean elektronik yang tergabung dalam sistem Depok Single Window. Oleh karena itu, perlu dilakukan integrasi antara sistem antrean elektronik pada aplikasi Mobile JKN dengan sistem Depok Single Window,” ujar Novarita.

Elisa mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Depok dalam implementasi Program JKN-KIS di wilayah Kota Depok. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi salah satu kunci Program JKN-KIS dapat terus berjalan dengan baik di Kota Depok. (DT/mr)