17 Jan 2020
  |  
Dilihat : 14145 kali

Demi Kepuasan Peserta, BPJS Kesehatan Pangkas Prosedur Cuci Darah

Lumajang, Jamkesnews –  BPJS Kesehatan telah menentukan tahun 2020 adalah tahun pelayanan dan kepuasan peserta. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi finger print untuk pasien hemodialisa (HD), sehingga pasien HD tidak perlu mengulang rujukan dari Fasilitas Kesehaan Tingkat Pertama (FKTP) ketika memanfaatkan layanan cuci darah.

“Kalau sebelumnya, pasien HD harus memperbaruhi rujukannya setiap 3 bulan sekali, dengan adanya simplifikasi administrasi layanan akan lebih memudahkan peserta dan juga RS.“ ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jember Antokalina Sari Verdiana.

Upaya pemangkasan ini juga mempertimbangkan jumlah pasien HD terus meningkat. Berdasarkan data yang ada, ada kurang lebih 1.196 peserta JKN-KIS yang rutin mendapatkan pelayanan HD. Anto menambahkan telah melakukan koordinasi lebih awal pada Desember 2019 lalu dengan seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTRL) baik di wilayah Jember dan Lumajang untuk persiapan implementasi simplikasi pelayanan ini. 

Salah satu rumah sakit yang siap untuk menerapkan penyederhanaan prosedur pelayanan hemodialisa ini adalah RS Bhayangkara Lumajang, Menurut Kasubag Pengawas Internal RS Bhayangkara Lumajang, persiapan ini merupakan komitmen terhadap perbaikan pelayanan yang telah disepakati dengan BPJS Kesehatan.

“Untuk penerapan finger print bagi pasien HD sudah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, namun jika nantinya sudah diimplementasikan pemangkasan administrasi bagi pasien HD bahkan mungkin untuk peserta lainnya ini akan lebih memudahkan baik bagi pasien maupun dari pihak RS sendiri,” terang Rossana saat ditemui Tim Jamkesnews Jumat (17/01).

Rossana pun menambahkan, pihak RS telah memberlakukan 3 shift/hari pelayanan di Hemodialisa Room untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien. Diungkapkan bahwa, pasien yang rutin HD semakin meningkat sehingga pihak manajemen rumah sakitpun menambah shift agar peserta tidak menunggu antrian terlalu lama.

Selain RS Bhayangkara Lumajang, ada 5 rumah sakit lain diwilayah kerja Kantor Cabang Jember yang menyediakan pelayanan Hemodialisa yaitu RSUD dr. Haryoto Lumajang, RS Bina Sehat, RSU Kaliwates, RS Perkebunan PTPN X dan terkahir RSD dr. Soebandi Jember yang merupakan RS rujukan wilayah Besuki. Ke enam rumah sakit tersebut telah melayani 50.325 pelayanan hemodialiasa sepanjang tahun 2019 lalu. (ar/al)