Bagaimana Cara Membayarkan Iuran JKN-KIS?

 

1. Pembayaran iuran bagi PBI

Iuran bagi Peserta PBI JK dibayarkan melalui mekanisme yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Keuangan. Sedangkan iuran bagi Penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah pada isi Perjanjian Kerjasama yang telah ditandatangani oleh BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota/Provinsi.

 

2. Pembayaran Iuran Bagi Peserta PPU dan BP Penyelenggara Negara.

Iuran dibayarkan melalui mekanisme yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Keuangan.

 

3. Pembayaran Iuran Bagi Peserta PPU Non Penyelenggara Negara

  • Iuran dibayarkan oleh PIC HRD/SDM Instansi/ Perusahaan untuk karyawan beserta anggota keluarganya di bank yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dengan mencantumkan nomor VA.
  • Pembayaran iuran paling lambat tanggal 10 (sepuluh) bulan berjalan. Apabila tanggal 10 (sepuluh) jatuh pada hari libur, maka iuran dibayarkan pada hari kerja berikutnya. Iuran dapat dibayarkan lebih dari 1 (satu) bulan yang dilakukan di awal.

 

4. Pembayaran Iuran Bagi Peserta PBPU dan BP Non Penyelenggara Negara:

Pembayaran iuran dilakukan paling lambat tanggal 10 bulan berjalan. Peserta dapat melakukan pembayaran iuran JKN-KIS melalui e-commerce. Kemudahan pembayaran juga  dapat melalui mekanisme Autodebet. Calon Peserta atau peserta dapat memilih Autodebet melalui Bank yang bekerjasama (bagi yang telah memiliki rekening Bank) maupun Non-Bank berupa uang elektronik yang telah bekerjasama (bagi yang tidak memiliki rekening Bank) sebagai alternatif pembayaran iuran JKN- KIS.

  1. Peserta dapat mengecek pembayaran iuran pada aplikasi Mobile JKN
  2. Pendaftaran autodebet dapat dilakukan melalui website BPJS Kesehatan dan Aplikasi Mobile JKN.
  3. Pendaftaran dan pembayaran iuran melalui Autodebet bisa juga pada Bank yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan:
    • Menunjukkan asli KTP/foto kopi KTP atau Kartu Keluarga dari pemilik rekening.
    • Formulir surat kuasa autodebet pembayaran iuran JKN-KIS bermaterai Rp10.000,00 (Sepuluh Ribu Rupiah) yang ditanda tangani pemilik rekening yang bersangkutan kepada Bank. Surat kuasa wajib ditanda tangani oleh pemilik rekening walaupun calon peserta yang mendaftar bukan pemilik rekening.
    • Foto kopi buku tabungan/rekening koran 3 (tiga) bulan terakhir.
    • Nomor handphone pemilik rekening.
    • Pendebetan pertama dilakukan tanggal 5 atau 20 setelah melewati 14 hari sejak tanggal pendaftaran
    • Jika peserta membutuhkan pelayanan kesehatan setelah melewati 14 hari namun belum memasuki jadwal autodebet, dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 dan melakukan pembayaran iuran pertama. Pembayaran iuran bulan berikutnya tetap melalui autodebet rekening tabungan.
    • Jumlah iuran yang di debet sesuai dengan perhitungan peserta yang terdaftar di BPJS Kesehatan.

        4. Pendaftaran dan pembayaran iuran melalui Autodebet pada Non Perbankan (Mobile Cash-MCash) bagi peserta yang telah terdaftar JKN-KIS.

    • Apabila Peserta belum melakukan pendaftaran Autodebet, dapat dilakukan melalui Aplikasi Mobile JKN, dengan memilih menu Pendaftaran Autodebet selanjutnya pilih menu Non Bank-Fintech (MCash). Selanjutnya, peserta akan mendapatkan kode verifikasi berupa kode OTP melalui SMS. Selain melalui Aplikasi Mobile JKN, Peserta juga dapat melakukan pendaftaran autodebet melalui USSD MCash BPJS Kesehatan pada nomor *141*999#. USSD MCash dimungkinkan bagi peserta yang tidak memiliki handhphone smartphone.
    • Pengisian kembali (Top Up) saldo MCash BPJS Kesehatan dapat dilakukan melalui channel yang telah bekerjasama dengan Finnet termasuk Bank, Ecommerce dan Modern Channel (PT. POS, Alfamart, Jejaring Apotek Sanafarma), Kader JKN maupun agen-agen PPOB yang telah bekerjasama.
    • Peserta dikenakan biaya administrasi sebesar Rp1.500,- (seribu lima ratus rupiah) untuk pendebitan iuran JKN-KIS, maupun top up saldo MCash untuk setiap transaksi yang sukses.
    • Peserta yang telah terdaftar autodebit BPJS Kesehatan akan mendapatkan notifikasi kecukupan saldo sebelum pendebitan iuran BPJS Kesehatan dilakukan. Notifikasi saldo akan muncul pada aplikasi Mobile JKN. Bagi peserta yang tidak memiliki smartphone atau akun Mobile JKN, peserta dapat melakukan pengecekan saldo pada *141*999# dan memilih menu cek saldo.

 

5. Pembayaran Iuran bagi Bayi Baru Lahir

  1. Iuran bagi bayi baru lahir dibayarkan pada saat mendaftar paling lama 28 hari sejak dilahirkan.
  2. Peserta yang tidak mendaftar dan membayar iuran paling lama 28 (dua puluh delapan) hari sejak dilahirkan, dikenakan kewajiban membayar iuran sejak bayi dilahirkan serta sanksi sebagaimana sanksi keterlambatan pembayaran iuran.