05 Jun 2018
  |  
Dilihat : 7026 kali

Sukandi: Ayo Download Mobile JKN dan Manfaatkan KIS Digital!

Narasumber : Sukandi – Peserta PBPU Kabupaten Tangerang

“Sebagai driver ojek online, setiap hari saya selalu menggunakan smartphone, sehingga ketika mengetahui ada Mobile JKN, saya tidak ragu untuk download. Alhasil, aplikasi ini sangat berguna dan praktis, terutama untuk fitur KIS Digital yang rutin dimanfaatkan istri saya untuk kontrol di rumah sakit.”

 

TIGARAKSA, Jamkesnews - PT Askes (Persero) telah bertranformasi menjadi BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2014. Sejak saat itu, BPJS Kesehatan diberikan amanah untuk menyelenggarakan jaminan sosial kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia melalui program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sampai dengan 1 Juni 2018, 198.197.889 jiwa penduduk Indonesia telah menjadi Peserta JKN-KIS.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, di antaranya penggunaan smartphone, tidak ketinggalan dimanfaatkan oleh BPJS Kesehatan. Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya, BPJS Kesehatan menciptakan aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh melalui Google Play Store dan Apple Store melalui smartphone. Mobile JKN merupakan sebuah aplikasi yang memudahkan peserta dalam melakukan pendaftaran, perubahan data, pengecekan data, tagihan, riwayat kesehatan, fasilitas kesehatan, skrining kesehatan, pengaduan, dan penggunaan KIS Digital.

Salah satu peserta yang merasakan langsung manfaat aplikasi Mobile JKN adalah Sukandi. Pria yang berdomisili di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang ini menggunakan fitur KIS Digital untuk melakukan cross check setelah ia menyadari terdapat perbedaan alamat pada kartu fisik milik anaknya dengan anggota keluarga yang lain.

“Saya mengetahui keberadaan aplikasi Mobile JKN ketika mendaftarkan anak di Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Ketika melihat kartu fisik anak saya, ada perbedaan alamat. Untung ada KIS digital sehingga bisa mengecek alamat. Namun karena ingatan yang terbatas, saya lupa aplikasi ini bisa juga digunakan untuk melakukan perubahan data. Harusnya saya tidak perlu ke Kantor Cabang Tigaraksa ini untuk mengubah kesalahan alamat, cukup melakukan perubahan melalui mobile JKN juga bisa,” ujar Sukandi.

Sukandi juga mengatakan penggunaan KIS Digital ini sangat praktis. Ketika lupa membawa kartu, hanya dengan menunjukkan KIS Digital, sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di klinik atau rumah sakit, tentunya dengan tetap mengikuti prosedur yang ada. Tak lupa, Sukandi mengajak rekan-rekan sesame driver ojek online untuk segera mendaftarkan diri sebagai Peserta JKN-KIS.

“Saya menghimbau kepada seluruh rekan driver ojek online untuk ikut program JKN-KIS yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Niatkan ibadah untuk membantu sesama. Walaupun tidak sakit dan rutin membayar iuran, akan dibayar dengan pahala oleh Allah SWT. Kemudian, karena driver seperti saya pasti memiliki smartphone, jangan lupa download aplikasi Mobile JKN dan manfaatkan fiturnya, terutama KIS Digital,” tutup Sukandi.

(TT/po)