11 Okt 2019
  |  
Dilihat : 14046 kali

Asa Marsel : JKN-KIS Program Yang Bagus, Tinggal Kita Sebagai Pesertanya Wajib Mendukung

Narasumber : Asa Marsel

Sorong, Jamkesnews – Sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tak melulu membahas seberapa sering sakit dan menggunakannya. Turut mendukung keberlangsungan Program tersebut juga merupakan suatu kewajiban setiap peserta JKN-KIS yang terdaftar. Asa Marsel (61) seorang pensiunan PNS, saat ditemui tim Jamkesnews di Kantor Cabang Sorong, Jumat (11/10) hendak mengurus kartu ganda milik sang istri turut menceritakan pengalaman dan pendapatnya terkait Program JKN-KIS.

“Istri saya punya 2 kartu, dari tempat ia bekerja (PNS) dan yang iurannya dibayarkan pemerintah. Saya kesini dengan tujuan mau menonaktifkan kartu Penerima Bantuan Iuran (PBI), karena saya dan istri masih mampu membayar iuran dari gaji yang dipotong selama ini. Selain menghindari adanya kesalahan saat penggunaan, lebih baiknya kami berikan kepada yang lebih membutuhkan jika ada quota untuk yang belum mampu membayar iuran. Dan syukurlah ternyata sudah dinonaktifkan,” pungkas pria kelahian 1958 ini.

Marsel menambahkan dirinya dan keluarga sangat mendukung adanya Program JKN-KIS ini, menurutnya pelayanan yang ia dapatkan tak sebanding dengan iurannya keluarkan selama ini dari potongan gajinya. Ia menceritakan sang istri telah divonis tumor oleh dokter dan diharuskan operasi sebanyak 2 kali menggunakan kartu JKN-KIS.

“Sepeserpun tak ada kami keluarkan saat ibu operasi, pelayanannya sangat baik dan kami selalu puas. Gaji saya dan istri yang dipotong selama ini tidak sebanding dengan manfaat yang kami rasakan. Saat sehat pun kami merasa tak rugi gaji dipotong karena memang niatnya saling membantu yang sakit,” jelasnya. 

Menurut Marsel Program JKN-KIS ini sudah sangat bagus mulai dari pelayanan di fasilitas kesehatan dan Kantor Cabang, manfaatnya serta niat saling menolongnya pun baik. Ia menambahkan sebagai pesertanya, masyarakat harus turut mendukung keberlangsungan program ini, karena memang manfaatnya sangat berguna. Marsel menambahkan jangan hanya saat ingin digunakan saja dipastikan aktif kartunya, tetapi saat sehatpun.

Di akhir perbincangan, Marsel menambahkan pendapatnya terkait isu penyesuaian iuran JKN-KIS.

“Saya rasa pemerintah sudah mempertimbangan dari segala sisi adanya keputusan tersebut, kita sebagai peserta harusnya lebih sadar akan pentingnya menyisihkan pendapatan kita untuk membantu keberlangsungan program ini dengan cara membayar iuran jangan sampai menunggak,”tutupnya. (TR/ws)