07 Okt 2019
  |  
Dilihat : 44048 kali

Bupati HST Ajak PBPU Bayar Iuran Rutin, yang Tak Mampu Alihkan ke PBI

Narasumber : Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah H. A. Chairansyah

Hulu Sungai Tengah, Jamkesnews – Gaung Universal Health Coverage (UHC) di kawasan Hulu Sungai nyata-nyata telah memberikan dampak positif dalam menjamin kesehatan masyarakat. Bahkan empat diantara Banua Enam telah berikrar. Salah satu diantaranya adalah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Melalui penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten HST dengan BPJS Kesehatan Cabang Barabai per April lalu, Kabupaten tersebut telah resmi menyandang predikat UHC. Sehingga hampir seluruh masyarakat di Kabupaten HST telah ter-cover dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah H. A. Chairansyah saat ditemui beberapa lalu di ruang kerjanya mengatakan beberapa hal tentang UHC. Bahwa Predikat UHC yang disandang Kabupaten yang ia pimpin merupakan bukti nyata dari komitmen dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bumi Murakata khususnya di bidang kesehatan.

Tak hanya itu saja, dengan ditandatanganinya kerjasama tersebut, maka HST juga telah turut serta dalam mendukung program strategis nasional. “Sehingga jaminan atas kebutuhan dasar manusia yaitu kesehatan telah terselenggara di Kabupaten ini,” ucap Chairansyah.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi mengenai langkah-langkah yang telah ditempuh BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan prima dengan memberikan kepastian jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakatnya. “Dari yang dulunya masyarakat masih berpikir sulitnya mendapatkan akses untuk pelayanan kesehatan karena biaya, kini hal tersebut dapat kita nikmati saat ini,” kata Chairansyah.

Disamping itu Bupati mengharapkan agar seluruh masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah agar menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat. Supaya seluruh masyarakat dapat terhindar dari sakit walaupun telah memiliki Kartu Indonesia Sehat. Teruntuk peserta mandiri ia berpesan secara khusus.

Dirinya menghimbau agar peserta JKN-KIS di segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri supaya membayar iuran rutin setiap bulannya sebelum tanggal sepuluh dan jangan dibayarkan hanya saat sakit saja. Sedangkan bagi masyarakat yang kurang mampu, dipersilahkan kepesertaannya dialihkan ke PBI. Nantinya iuran tersebut akan dibayarkan Pemerintah Kabupaten HST.

Terakhir, Chairansyah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Program JKN-KIS. “Mari bersama sama bergotong royong dan menjaga kesinambungan program JKN-KIS untuk membangun masyarakat Hulu Sungai Tengah yang Agamis, Mandiri, Sejahtera dan Bermartabat untuk mendukung Indonesia yang Lebih Sehat,” tutupnya. (KA/rz)