11 Sep 2019
  |  
Dilihat : 196 kali

JKN-KIS Bagai Oase di Gurun Pasir Yang Menghapus Rasa Takut, Gundah, dan Was-Was

Narasumber : Gde Harta Wijaya

Denpasar, Jamkesnews - Matahari siang itu begitu hangat menyapa penduduk yang berada di pulau yang terkenal akan keindahan alamnya. Siapa yang tidak kenal dengan Pulau Bali atau kita kenal dengan Pulau Dewata? Tentu saja semua orang sudah tidak asing lagi dengan kecantikan Pulau Bali ini, bahkan mungkin diantara pembaca sudah sering melakukan perjalanan liburan ke Bali baik bersama keluarga atau solo traveling. Selain Kecantikan alamnya Pulau Bali juga terkenal akan keramahan penduduknya. Waktu akan berjalan cepat jika sedang berada di Bali.

Keramahan masyarakat Bali juga bisa kita lihat pada Gde Harta Wijaya. Gde sapaannya yang saat ini menjabat sebagai Kepala Seksi Neraca Konsumsi Bada Pusat Statistik Provinsi Bali ini begitu ramah dan selalu melemparkan senyuman menyambut kedatangan tim jamkesnews, Senin (11/09).

memulai pembicaraan Gde menuturkan bahwa sudah sejak lama menjadi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Saat ini Gde menjadi Peserta JKN-KIS segmen PPU.

Saat ditanyai mengenai pengalaman menggunakan JKN-KIS, Gde terlihat mengenang pengalaman yang ia rasakan saat menggunakan JKN-KIS ini dan tampak sekilas melemparkan senyum puas.

“Mungkin pengalaman orang berbeda-beda, tetapi pengalaman saya sangat terbantu sekali dengan adanya Program JKN-KIS ini, apalagi waktu saya berobat di dokter praktek keluarga tempat saya terdaftar. Untuk mengakses perawatan lanjutan juga sangat mudah,” Jawab Pria berkacamata tersebut.

Tidak cukup sampai disitu Gde juga menceritakan pengalamannya yang begitu puas ketika menggunakan JKN-KIS untuk proses kelahiran anak keduanya.

“Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih dan sangat merasa terbantu sekali bahkan pada saat lahiran anak saya yang kedua itu semua ter-cover JKN-KIS,” ujar Gde yang tak henti melepas senyumnya.

Gde yang terkenal sebagai pribadi yang terbuka dan mudah bergaul dengan semua kalangan ini juga menceritakan pengalamannya menggunakan Aplikasi Mobile JKN.

“Aplikasi Mobile JKN itu  sangat memudahkan kita untuk melakukan pengecekan pada Fasilitas Kesehatan terdaftar, dengan era semua serba digital cepat dan mobile itu kita disederhanakan untuk menyimpan kartu JKN-KIS, semua kartu sudah bisa akses dalam satu aplikasi itu menurut saya satu langkah yang sangat maju sekali untuk layanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga terlihat sangat antusias menceritakan manfaat Aplikasi Mobile JKN kepada stafnya, bahkan pantauan jamkesnews Gde terlihat tidak asing dan sangat hafal dengan fitur-fitur yang ada di dalam Mobile JKN.

“Dengan adanya aplikasi Mobile JKN itu kita bisa tahu riwayat rekam medis kita, kita diperiksa pada faskes itu dengan diagnosa apa semua ada disitu tercatat. Menurut saya itu satu bentuk transparansi dari penyedia layanan terhadap kami sebagai masyarakat pengguna layanan tersebut dan itu sebuah langkah yang sudah jauh lagi dan sudah maju lagi,” ujarnya sambil menunjukkan aplikasi Mobile JKN yang ia telah diunduhnya sejak lama.

Di akhir perbincangan Gde menuturkan bahwa Program JKN-KIS memberikan perasaan nyaman ketika ingin berobat dan menghapus perasaan gundah dan was-was ketika terserang penyakit, yang barang tentu kita tidak tahu penyakit apa yang menyerang kita dan kita tidak pernah tahu kapan penyakit itu menyerang kita. Semua kekhawatiran tersebut dapat hilang karena kita dapat mengandalkan Kartu JKN-KIS.

“Program JKN-KIS bagi saya pribadi memberikan semacam kenyamanan untuk berobat, dalam beberapa hal kita tidak merasa was-was pada saat kita sakit, dengan layanan dari JKN-KIS seperti sekarang yang terus memperbaiki dan memberikan layanan terbaik bagi penggunanya, dan jika kita sakit ada yang bisa kita andalkan,” tutupnya.

Perumpamaan Kartu JKN-KIS itu seperti oase di tengah gurun pasir yang menghapuskan perasaan takut, gundah dan was-was  akan resiko penyakit yang kita tidak tahu kapan terjadi. Yah begitulah pendapat kebanyakan orang yang telah merasakan dan tahu manfaat dari JKN-KIS seperti Gde. Apakah manfaat itu juga yang kalian rasakan? (ay)