10 Sep 2019
  |  
Dilihat : 299 kali

PEMERINTAH SANGAT MEMPERHATIKAN KAMI, MELALUI PROGRAM JKN-KIS.

Narasumber : Selpin (45)

Palopo, Jamkesnews - Bersyukur, itulah kata yang terucap saat pertama kali menyebutkan Program JKN-KIS kepada Selpin. Selpin (45) sendiri sempat mengalami masa-masa sulit, dimana saat itu suaminya sakit dan sangat membutuhkan biaya yang banyak untuk berobat.

“Terima kasih pemerintah sudah memperhatikan rakyat kecil seperti kami, rasanya tidak ada lagi istilah orang miskin dilarang sakit. Kami selalu diperlakukan baik dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Pemerintah tahu apa yang kami butuhkan. Kalau di luar sana masih banyak yang sinis dengan program ini, tolong lihat kami yang sangat terbantu,” kata Selpin saat berbincang dengan Tim Jamkesnews, Senin (09/09).

Walaupun terdaftar sebagai Peserta Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah, Selpin mengaku pelayanan yang ia terima tidak pernah dibedakan dengan pasien lainnya. Pelayanan sangat cepat dan sangat diperlakukan ramah oleh dokter dan perawat.

“Suami saya sering keluar masuk rumah sakit, tapi saya tidak pernah mendapat tatapan yang tidak enak atau komentar yang tidak ramah dari pihak rumah sakit atau puskesmas walaupun saya hanya peserta PBI. Obat gratis, pelayanan gratis. Saya sangat bersyukur,” ungkap Selpin.

Meskipun gratis (iuran dibayarkan pemerintah.red), Selpin selalu berusaha agar bisa hidup sehat demi merawat suaminya yang sudah terkena stroke semenjak 9 tahun lalu. Beruntung untuk biaya pengobatan, selpin tak perlu pusing lagi menjual harta benda sejak menjadi peserta penerima bantuan dari pemerintah.

“Harapan saya, semoga program ini akan terus berjalan dan berumur panjang agar semakin banyak masyarakat yang terbantu dengan adanya Program JKN-KIS ini. Walaupun banyak yang pro-kontra akan kehadirannya tetapi bagi kami rakyat kecil sudah seperti anugrah yang mengurangi beban kami. Kami juga tidak menginginkan adanya penyakit yang bersarang pada tubuh kami, tetapi jika hal itu terjadi JKN-KIS sudah banyak membantu kami. Sekali lagi terimakasih JKN-KIS, kata nya saat dijumpai oleh Tim Jamkesnews, Selpin sedang mengantar salah seorang kerabatnya untuk melakukan operasi di rumah sakit.

Selpin mengatakan seluruh anggota keluarganya sudah menjadi peserta JKN-KIS, baik itu sebagai peserta penerima bantuan ataupun sebagai peserta mandiri yang harus disiplin membayar iuran. Sebab iuran yang dibayarkan, akan menjadi hal yang bermanfaat untuk masyarakat Indonesia yang membutuhkan. (rh)