10 Sep 2019
  |  
Dilihat : 11 kali

Bayar Iuran JKN-KIS, Rezeki Tidak Akan Berkurang

Narasumber : Risty Sulistyowati

Magelang, Jamkesnews - Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) saat ini telah menjangkau lebih dari 220 juta penduduk Indonesia. Masyarakat dengan berbagai profesi pun telah terdaftar dan menggunakan pelayanan kesehatan ini. Tak terkecuali dengan Risty Sulstyowati (37), yang telah menjadi peserta JKN-KIS sejak tahun 2017 bersama dengan keluarganya dan memilih kepesertaan kelas 3.

Risty merupakan keluarga yang sangat sederhana dan selalu patuh dengan aturan-aturan yang ada, terbukti dengan setiap bulannya tidak pernah telat membayar iuran. Dia sangat menyayangkan apabila masyarakat belum memiliki JKN-KIS, karena baginya JKN-KIS ini sangat besar manfaatnya dan bayar iuranya sangat murah.

“Saya dan keluarga setiap bulan melakukan pembayaran iuran sebesar Rp 76.500 karena kami yang ikut satu keluarga sejumlah tiga orang. Setiap bulan saya membayar iuran melalui ATM atau kalau sempat datang langsung ke minimarket terdekat dengan rumah, Alhamdulillah tidak pernah lupa dan rejeki selalu ada,” katanya saat ditemui Jamkesnews, Rabu (28/08).

Dia sangat beruntung ikut serta dalam program jaminan kesehatan ini karena biaya pelayanan kesehatnnya ditanggung seluruhnya dan iuranya tidak mahal.

“Saat saya memeriksakan anak saya di Puskesmas tidak ditarik biaya sedikitpun, bahkan saat itu harus dirawat di Puskesmas,” ungkapnya.

Hanya itu saja pengalaman Risty menggunakan JKN-KIS ini, selebihnya dia belum pernah sakit yang sangat parah. Menurutnya, lebih baik sehat daripada menggunakan kartu tersebut.

"Kalau menggunakan berarti sakit. Banyak masyarakat yang belum tahu kegunaan JKN-KIS ini sehingga mereka pada tidak mau mendaftar. Jangan menunggu sakit kalau ikut serta dalam jaminan kesehatan ini. Bagi yang telah menjadi peserta JKN-KIS agar selalu membayar iuran setiap bulan tepat waktu, jangan ditunda-tunda, karena kalau menunda pembayaran iuran akan terasa berat membayarnya. Percayalah dengan membayar iuran setiap bulan rejeki tidak akan berkurang,” demikian pesannya. (ma/wt)