13 Agt 2019
  |  
Dilihat : 13 kali

JKN-KIS Dampingi Martina Jalani Persalinan Risiko Tinggi dengan Lancar

Narasumber : Martina Dian Kusuma

Sleman, Jamkesnews - Martina Dian Kusuma (26), warga Tegal Cabakan, Sinduadi, Sleman nampak sangat bersemangat mengisahkan pengalamannya memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) saat ditemui tim Jamkesnews pada Kamis, (01/08).

“Saya baru saja melahirkan anak pertama saya di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Sadewa dikarenakan ada penyulit maka saya dirujuk dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama saya di Klinik Kalasan Sehat ke rumah sakit tersebut,” ungkap karyawan swasta di salah satu rumah sakit di Kabupaten Sleman ini.

Persalinan dengan penyulit pada kehamilan ini umumnya terjadi pada kehamilan risiko tinggi, sehingga dapat menyebabkan terjadinya bahaya dan komplikasi yang lebih besar baik terhadap ibu maupun terhadap janin yang di kandung selama masa kehamilan, melahirkan atau nifas.

"Dokter bilang, saya perlu penanganan yang tepat pada persalinan dengan penyulit karena adanya risiko besar terhadap ibu dan janin. Alhamdulillah dengan adanya BPJS Kesehatan sangat membantu saya. Walaupun awalnya proses persalinan saya ada penyulit tetapi dengan penanganan yang tepat akhirnya saya dapat melalui proses persalinan dengan lancar, saya dan bayi saya selamat

Martina mengaku, ia merasakan pelayanan BPJS Kesehatan semakin baik dan mempermudah peserta. Antrian di rumah sakit pun dikatakannya tidak lama karena sistem administrasinya sudah serba canggih dan lebih teratur.

"Petugas medis yang menangani saya juga sangat informatif, sehingga saya tahu apa saja yang harus dipersiapkan untuk menjalani persalinan. Bagusnya lagi anak saya bisa langsung saya masukkan ke dalam Program JKN-KIS tanpa menunggu lama. Langsung aktif saat itu pula, sehingga saya pun menjadi tenang. Mudah-mudahan layanan BPJS Kesehatan yang sudah sangat baik ini bisa semakin ditingkatkan ke depannya ya,” harap Martina.

(ma/as)