12 Agt 2019
  |  
Dilihat : 40 kali

Agung Nofianto, Potret Kader JKN yang Siap Siaga Bantu Peserta JKN-KIS

Narasumber : Agung Nofianto

Batang, Jamkesnews – Agung Nofianto (40) berprofesi sebagai satpam di RSUD Kalisari Batang, selama menjalani rutinitasnya ia sering menemui pasien dari berbagai kalangan. Tak jarang ia dimintai tolong untuk penjelasan informasi terkait rumah sakit dan salah satunya adalah informasi terkait BPJS Kesehatan. Banyak di antara pasien dan keluarga pasien yang masih bingung terkait pendaftaran BPJS Kesehatan, baik untuk rawat inap, maupun rawat jalan. Tak sedikit pula yang membutuhkan informasi terkait kepesertaan BPJS Kesehatan.

Tergerak dari keinginan untuk membantu, Agung pun mantap mendaftarkan diri sebagai kader JKN Batang.Rutinitas menjalankan sebagai kader ia lakukan setelah tugasnya sebagai satpam di rumah sakit, dengan mengenakan atribut sebagai kader JKN Batang. Secara door to door ia pun berkeliling ke sekitar Kelurahan Proyonanggan Tengah, Proyonanggan Selatan dan Kauman. Tak jarang, bapak dua anak sering mendengarkan keluh kesah para peserta JKN-KIS yang menunggak iuran. Dari keluhan tersebut sebisa mungkin Agung mencarikan solusi.

“Saya datang dari rumah ke rumah tidak menagih, tapi untuk membantu mencari penyebab kenapa mereka menunggak dan bagaimana solusinya sehingga bisa aktif kembali. Saya juga mendengarkan keluh kesah mereka sehingga mereka tidak merasa tertekan,” katanya.

Agung berusaha untuk merangkul dan memberikan pengertian ketika melakukan kunjungan agar para peserta bisa mengerti makna gotong royong. Dengan pendekatan yang hangat, para peserta yang menunggak pun terketuk hatinya untuk aktif kembali menjadi anggota BPJS Kesehatan.

Aplikasi Mobile JKN yang ada di smartphone juga Agung perkenalkan kepada peserta binannya. Dengan aplikasi ini, masyarakat bisa mendapatkan akses kemudahan untuk membayar iuran JKN-KIS dan menggunakan fitur lainnya, seperti ganti lokasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau mengubah data kepesertaan.

“Kami edukasi peserta untuk mendownload dan mengisi Mobile JKN, sehingga bisa mandiri menggunakan Mobile JKN sendiri. Karena banyak sekali manfaatnya ketika menggunakan aplikasi Mobile JKN,” terang Agung.(ma/ey)