17 Jul 2019
  |  
Dilihat : 36669 kali

Operasi Katarak DIjamin JKN, Arbaiya Bersyukur

Narasumber : Arbaiya (80), PBI APBN

Probolinggo, Jamkesnews - Mata sehat selalu jadi dambaan semua orang terlebih di usia senja. Salah satu alat indra yang begitu vital karena perannya untuk melihat sekitar. Alih-alih menjaga kesehatan, justru cobaan datang tanpa diundang. Adalah Arbaiya (80), salah seorang nenek yang menderita Katarak setahun silam. Warga Banyuanyar-Probolinggo ini telah menjalani operasi sehingga kini rutin menjalani kontrol tiap bulan sekali. “Sakit matanya (katarak, red) sudah lama. Baru tahun ini rutin ke rumah sakit. Setelah dicek dokter, saya dianjurkan operasi. Sekarang tinggal kontrol sebulan sekali. Alhamdulillah, ada perkembangan yang saya rasakan,” cerita Arbaiya.

Selama perawatan, Arbaiya dilayani dengan baik. Ia menjalani operasi di Rumah Sakit Graha Sehat, Kabupaten Probolinggo. Ia bersyukur sudah punya jaminan kesehatan dari Pemerintah. Ia tercatat sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN. “Di Graha Sehat pelayanannya baik. Petugasnya juga telaten merawat saya. Alhamdulillah, tidak  sampai keluar biaya karena saya bawa kartu dari Pemerintah (KIS, red),” ungkapnya.

Sebelum itu, Arbaiya dipusingkan dengan gejala yang ia rasakan. Menurutnya, penyakit tersebut berkembang secara perlahan. “Awalnya saya tidak menyadari kalau sakitnya katarak. Saya kira hanya faktor usia karena memang pandangan mulai buram. Mata saya juga sensitif kalau lihat silau cahaya, seperti ada lingkaran di sekelilingnya. Kalau malam hari saya kesulitan untuk melihat. Warna yang terlihat seperti pudar. Kadangkala objek terlihat dua. Karena mungkin lama gak saya periksakan, jadinya nyeri yang saya rasakan,” bebernya.

Kini, Arbaiya mulai sumringah. Tak ada nyeri dan gangguan lagi yang ia rasakan. Ia hanya fokus untuk proses kesembuhan dengan rutin memeriksakan kondisinya ke rumah sakit. Ia amat berterima kasih dengan program Pemerintah melalui BPJS Kesehatan lantaran biaya operasinya tak jadi tanggungan. Tak lupa ia mengapresiasi kinerja baik yang ditunjukkan oleh Graha Sehat. “Sekarang nyerinya sudah hilang, sudah enakan lagi. Saya senang bantuan dari Pemerintah bisa digunakan. Saya mungkin masih cari biaya lagi kalau tidak punya kartu ini. Semoga program ini terus berjalan, terus membantu orang-orang yang membutuhkan. Terima kasih BPJS Kesehatan, terima kasih Rumah Sakit Graha Sehat,” serunya.