09 Jul 2019
  |  
Dilihat : 214 kali

Agar Lancar Dapat Layanan Kesehatan, Jangan Lupa Patuhi Prosedur JKN-KIS

Narasumber : Juliati

Bireuen, Jamkesnews – Lebih dari 200 juta masyarakat Indonesia sudah terlindungi oleh Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Meski demikian, banyaknya jumlah peserta tersebut tak lantas membuat kualitas pelayanan kesehatan berkurang. Seperti halnya yang dirasakan oleh Juliati.

Ibu satu anak yang bertempat tinggal di Kota Juang Kabupaten Bireuen ini tak pernah merasa kecewa dengan jaminan kesehatan yang diberikan oleh JKN-KIS. Wanita itu pun tak segan mengatakan bahwa sudah seharusnya masyarakat lain mau mengakui manfaat besar JKN-KIS.

“Ini bukan sebuah rahasia lagi, pasti banyak yang merasakan manfaat kartu ini sama seperti yang saya dan keluarga saya rasakan, tapi tidak banyak orang yang mau mengatakannya langsung,” ujar Juli, sapaannya, saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Bireuen, Senin (08/07).

Juli pun bercerita bahwa tak sedikit manfat pelayanan JKN-KIS yang sudah ia dan keluarganya nikmati dari program yang sudah kurang lebih dua tahun ia nikmati. Meskipun terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Provinsi Aceh, Juli dan keluarganya tetap mendapatkan pelayanan yang baik dari pemberi pelayanan kesehatan.

“Keluarga kami sudah merasakan berbagai manfaat yang jika diakumulasikan biayanya sangatlah besar dan tidak sebanding dengan iuran yang harus dibayar setiap bulan. Dari beberapa kali opname dan juga berobat jalan, semuanya menggunakan kartu ini,” cerita Juli bersemangat sambil menunjukkan kartu JKN-KIS miliknya.

Ia pun mengatakan bahwa tak ada pelayanan kesehatan yang sulit diakses dengan ketentuan harus mengikuti alur dan aturan yang berlaku. Tak ayal rasa syukur dan bahagia yang ia rasakan karena kehadiran jaminan kesehatan ini lantas menjadi semangat untuknya untuk senantiasa menyebarkan berita baik tentang manfaat JKN-KIS yang ia dan keluarganya rasakan.

“Hak kita untuk dilayani, kewajiban kita mengikuti prosedur, dengan begitu manfaatnya bisa kita dapatkan. Jangan hanya menuntut hak, tetapi kita juga harus melakukan kewajiban kita dengan baik. Saya pikir tak berlebihan rasanya jika saya berterima kasih, betapa bersyukurnya saya memiliki kartu JKN-KIS ini,” kata Juli penuh senyum. (hf/pm)