14 Jun 2019
  |  
Dilihat : 64 kali

Stroke Mendadak Keluarga Eny Dan Suyono Bermodalkan Kartu JKN-KIS

Narasumber : Eny Wahyuningsih dan Suyono – PBPU

Tangerang, Jamkesnews – Serangan stroke terkadang datang tiba-tiba dan tak terduga. Dalam beberapa kasus, stroke tidak menunjukkkan gejala, seketika beberapa bagian tubuh terasa sulit untuk digerakkan. Seperti halnya yang dialami Suyono. Pria ini harus terpaksa terbaring di rumah sakit karena stroke yang menyerangnya. Didampingi istrinya, Eny Wahyuningsih, keluarga ini pun lantas berbagi cerita.

“Kejadiannya cepat, awalnya tidak ada gejala apa-apa. Tiba-tiba bagian tubuh saya sebagian tidak bisa digerakkan. Keluarga langsung membawa saya ke rumah sakit melalui IGD, dan saya langsung diberi pertolongan,” ujar Suyono terbata, Kamis (13/06).

Eny menambahkan, kejadian ini sama sekali tidak terpikirkan oleh keluarga. Semua keluarga merasa kaget karena selama ini Suyono sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit yang berat.

“Kami semua kaget, karena Bapak itu jarang sakit. Kalau sakit pun paling sakit biasa, tidak pernah sampai seperti ini. Kami khawatir sekali, sedih rasanya melihat kondisi Bapak,” ujar Eny lirih.

Eny dan Suyono mengungkapkan bahwa biaya pelayanan kesehatan yang saat ini sedang diakses oleh Suyono dijaminkan oleh BPJS Kesehatan melalui Program JKN-KIS. Keluarga Suyono yang selama ini menjadi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah merasa terlindungi kesehatannya. Dalam kondisi seperti ini, mereka tenang soal biaya.

“Kami menggunakan jaminan dari BPJS Kesehatan. Kebetulan kami peserta mandiri yang membayar sendiri setiap bulan. Memang bermanfaat ternyata, saat mendadak seperti ini, tentunya kami tidak ada persiapan dana, tapi JKN-KIS membiayai pengobatan Bapak,” ujar Eny.

Selama menjalani pengobatan, Suyono merasa nyaman, pelayanan di rumah sakit diberikan dengan baik. Menurutnya, tidak ada kendala yang berarti.

“Saya tidak mengalami kendala. Semua baik-baik saja pelayanannya, seperti yang seharusnya diterima oleh pasien,” ucap Suyono.

Suyono pun berharap pelayanan dari rumah sakit kepada pasien dengan jaminan BPJS Kesehatan bisa semakin baik. Pasien tidak boleh dibeda-bedakan perlakuannya hanya karena jaminan yang mereka gunakan saat berobat. Semua pasien berhak untuk mendapatkan pelayanan yang baik. (RS/la).