14 Jun 2019
  |  
Dilihat : 63 kali

Pemindai Sidik Jari Kemudahan Untuk Peserta JKN-KIS

Narasumber : Putri Wulan Citra A– Tim PIPP Rumah Sakit Vannia

Bogor, Jamkesnews  - Guna meningkatkan kepuasan peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan bersama dengan fasilitas kesehatan menyediakan Pelayanan Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) yang terintegrasi dengan rumah sakit melalui aplikasi Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP) rumah sakit.

Putri Wulan Citra, seorang petugas PIPP di Rumah Sakit Vannia Kota Bogor, menceritakan PIPP diciptakan khusus untuk memberikan penanganan terhadap kebutuhan akan informasi peserta JKN-KIS dan penanganan pengaduan peserta JKN-KIS di rumah sakit, sehingga kebutuhan peserta dapat segera diberikan.

“Saat ini petugas PIPP sedang mengimplementasikan pendaftaran peserta dengan menggunakan pemindai sidik jari untuk peserta JKN-KIS yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di RS Vannia. Kami mendukung penuh sistem yang dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan untuk mempermudah peserta dan juga berfungsi mencegah kecurangan yang mungkin saja dapat dilakukan oleh peserta,” ucap Putri kepada Jamkesnews, Kamis (13/06).

Putri menyampaikan bahwa saat ini sistem pendaftaran tersebut diterapkan tidak diseluruh poli atau layanan kesehatan yang ada di rumah sakit hanya beberapa layanan kesehatan saja yang menggunakan pendaftaran dengan pemindai sidik jari.

“Pendaftaran menggunakan pemindaian sidik jari saat ini dilakukan hanya pada lima pelayanan kesehatan yaitu hemodialisa atau cuci darah, rehab medik, jantung, mata, dan fisioterapi yang nantinya peserta jika berobat dimana pun akan terbaca riwayat pengibatannya hanya dengan menggunakan sidik jarinya. Untuk yang lainnya masih seperti sebelumnya tidak memerlukan pemindaian sidik jari, mungkin saat ini diterapkan pada pelayanan kesehatan yang berbiaya tinggi,” terang Putri.

Putri mengatakan layanan terbaik akan selalu diberikan oleh RS Vannia untuk para peserta JKN-KIS dan tidak membeda-bedakan pelayanan.

"Ini menjadi komitmen kami untuk tidak melakukan tindakan-tindakan fraud dalam mendukung Program JKN-KIS dan selalu mengutamakan kepuasan peserta JKN-KIS dengan tanpa mendiskriminasikan status kepesertaannya," tegas Putri.(hr)