15 Mei 2019
  |  
Dilihat : 60358 kali

Karena Program JKN-KIS Milik Kita Bersama

Narasumber : Ehwan Kusnadi

Hulu Sungai Tengah, Jamkesnews – Di era JKN saat ini, Pusat Kesehatan Masyarakat atau lebih dikenal dengan Puskesmas merupakan gerbang awal dari sebuah pelayanan kesehatan. Tentu saja memiliki andil yang sangat besar untuk keberlangsungan program tersebut. Disini peran Kepala Puskesmas sangatlah sentral. Kepala Puskesmas harus memastikan segala pelayanan yang diberikan kepada pasien harus prima dan tanpa ada diskriminasi dalam pemberiannya. Termasuk di Puskesmas Barabai.

Saat ditemui oleh tim Jamkesnews.com beberapa waktu lalu, Kepala Puskesmas Barabai Ehwan Kusnadi mengungkapkan pengalamannya dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Dengan hadirnya program JKN-KIS, dirinya menyatakan dukungan sepenuhnya. Ehwan pribadi merasa senang dan bangga di Puskesmas yang ia pimpin dapat melayani segala macam pasien, baik Pasien Umum maupun peserta JKN-KIS.

“Kami mendukung penuh dengan program JKN-KIS ini, karena sebelumnya banyak masyarakat yang kurang mampu sulit mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun setelah adanya program tersebut, masyarakat sangat antusias untuk turut serta dalam program JKN-KIS,” ucapnya.

Di Puskesmas Barabai sendiri, rata-rata jumlah kunjungan seharinya mencapai kurang lebih 100 pasien. Tak hanya memberikan pelayanan kesehatan saja. Puskesmas Barabai tak lupa untuk selalu mengedukasi peserta untuk rutin membayar iuran JKN-KIS. “Saat pelayanan, kami pun selalu mengingatkan peserta untuk membayar iuran secara tepat waktu. Sebab saat pengecekan di Aplikasi P-Care, terdapat nomor kartu Peserta yang tidak aktif karena belum membayar iuran,” ujar Ehwan.

Ia mengatakan bahwa selama ini kerjasama pihaknya dengan BPJS Kesehatan Cabang Barabai selaku provider berlangsung sangat baik. Tentunya hal tersebut dikarenakan dengan adanya koordinasi yang baik antara keduanya. Ehwan juga berharap kerjasama dapat terus ditingkatkan. Mengingat kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan semakin hari semakin meningkat.

Pihaknya juga senantiasa berusaha mengoptimalkan pelayanan dari sisi kualitas. “Kami juga berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan kami. Seperti mengendalikan rujukan ke FKRTL untuk diagnosa yang tuntas di FKTP,” imbuhnya. Upaya tersebut dilakukan dengan cara optimalisasi dana kapitasi guna melengkapi sarana dan prasarana penunjang pelayanan di puskesmas.

Ehwan berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengenai prinsip gotong-royong yang selama ini menjadi dasar berlangsungnya Program JKN-KIS. “Prinsip Gotong Royong harus terus kita suarakan agar Program ini terus berkesinambungan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, karena program ini milik kita bersama,” kata Ehwan. (KA/rz)