15 Mei 2019
  |  
Dilihat : 44 kali

JKN-KIS Hadir, Mala Tak Lagi Berutang ke Rumah Sakit

Narasumber : Nurmalawati

Lhokseumawe, Jamkesnews – Senyum sumringah terpancar dari wajah Nurmalawati saat dikunjungi oleh tim Jamkesnews pada Selasa (02/04) lalu. Wanita paruh baya yang dirawat inap di salah satu rumah sakit kota Lhokseumawe ini sudah semalaman terbaring lemah karena rasa sakit di perutnya. Rasa sakit pada perut dan sakit di kepala yang sudah ditahannya sejak satu minggu lalu kini tak lagi tertahankan. Lantas rasa sakit itu tak pula menyurutkan semangatnya untuk berbagi cerita.

“Tadi malam karena saya sudah sangat kesakitan, suami saya langsung mengantar saya ke rumah sakit ini untuk di cek dokter,” ujar Mala terlihat mencoba bersemangat.

Ia pun dengan bangga mengakui bahwa ia menggunakan jaminan sosial kesehatan yang disediakan oleh pemerintah dalam skema Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Tak hanya itu, Mala pun tanpa canggung mengenang kembali cerita pengalaman pahitnya berobat pada masa lampau saat JKN-KIS belum didapatnya.

“Dulu kalau mau ke rumah sakit, kami pikir-pikir dulu, kalau pun sudah nggak bisa ditahan lagi ya terpaksa ke rumah sakit, walaupun saat mau pulang harus berutang dulu sama rumah sakit supaya boleh pulang. Anak perempuan saya dulu sakit asma saat berumur 3 tahun, bolak-balik masuk rumah sakit, bolak-balik juga berhutang sama rumah sakit,” kenang Mala kembali mengingat seringnya ia berutang ke rumah sakit sebagai jaminan berobat gadis kecilnya.

Meskipun tabungan yang didapat dari hasil suami bertani dirasa tak akan cukup untuk membiayai pelayanan yang ia dapat di rumah sakit, kini Mala dan keluarga bisa lebih tenang mengakses pelayanan kesehatan dengan adanya Program JKN-KIS. Namun sekarang, hal tersebut tak perlu lagi ia dan keluarganya alami.

“Penghasilan petani mana cukup. Alhamdulillah sekarang sejak punya kartu (KIS) ini, kami tak perlu takut berutang ke rumah sakit lagi kalau mau berobat,” ucap Mala seraya membagi senyum bahagianya kepada tim Jamkesnews dan anaknya yang setia mendampingi di rumah sakit.

Tak lupa Mala pun mengucapkan rasa terima kasih dan syukur yang luar biasa kepada pemerintah atas hadirnya program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini.

“Untuk siapa saja yang sudah mendaftarkan keluarga kami, yang sudah dengan ikhlas bergotong royong membayar iuran, saya ucapkan terima kasih banyak, hanya Allah-lah yang bisa membalas kebaikan kalian semua,” ungkap peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) ini. (hf/pm)