25 Mar 2019
  |  
Dilihat : 15508 kali

Bupati Balangan Bangga Wujudkan Komitmen Sukseskan Program JKN-KIS

Narasumber : Ansharuddin

Balangan, Jamkesnews - Komitmen dalam menyejahterakan masyarakat mengantarkan dirinya memperoleh berbagai penghargaan. Hal itu justru membuat kabupaten tersebut memperoleh predikat ini pertama di Provinsi Kalimantan Selatan. Inilah Ansharuddin, Bupati Balangan hingga periode 2021 yang telah membawa Bumi Sanggam memperoleh predikat Universal Health Coverage (UHC). Yang artinya, seluruh masyarakat Balangan telah ter-cover dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Awalnya, predikat itu didapat setelah adanya penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Daerah Balangan dengan BPJS Kesehatan Cabang Barabai untuk mendaftarkan seluruh masyarakatnya menjadi peserta JKN-KIS melalui pembiayaan APBD-nya. Dan hal tersebut sejalan dengan visi dan misi kabupaten yang ia pimpin saat ini.

Atas apa yang telah diraihnya, Ansharuddin mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Balangan atas dukungannya selama ini. “Alhamdulillah, saat ini masyarakat Balangan telah ter-cover dengan program JKN-KIS per 1 Januari 2018 lalu. Sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaat pengobatan secara gratis baik di puskesmas maupun rumah sakit yang dijamin oleh BPJS Kesehatan,” tuturnya saat ditemui, Senin (18/03).

Melalui program tersebut, Balangan telah mendapatkan berbagai macam penghargaan. “Atas prestasi yang diraih Kabupaten Balangan, patut disyukuri bahwa kita telah mendapatkan penghargaan dari berbagai macam pihak. Dan yang paling luar biasa, kita telah mendapatkan penghargaan berupa UHC Award yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Merdeka melalui Bapak Mendagri pada bulan Mei tahun lalu,” ucapnya dengan bangga.

Selain merupakan visi dan misi Kabupaten Balangan, implementasi UHC juga merupakan sinergi program dari pemerintah pusat. “Artinya, kita di daerah telah menerapkan program strategis nasional yang kita laksanakan di tingkat Kabupaten. Dan dampaknya sangat terasa dirasakan oleh warga,” jelasnya. Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk berobat di fasilitas kesehatan yang ada, bahkan jika harus dirujuk hingga keluar daerah. Baik dirujuk sampai ke ibu kota Provinsi atau bahkan ke ibukota Negara sekalipun.

Ansharuddin berharap, walaupun biaya kesehatan sudah dijamin oleh BPJS Kesehatan, namun warga harus tetap menjalankan pola hidup sehat. “Dengan harapan walaupun kita dapat berobat gratis, kita wajib hukumnya untuk tetap menjaga kesehatan diri kita sendiri maupun keluarga atau orang terdekat di lingkungan kita. Dengan terwujud masyarakat yang sehat, maka sejahtera akan terwujud,” tutupnya. (KA/rz)